Berita Banjarmasin

Kisah Anak Punk yang Lari Saat Lihat Satpol PP dan Ditawari Sekolah Oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin

Kisah Anak Punk yang Lari Saat Lihat Satpol PP dan Ditawari Sekolah Oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin

Kisah Anak Punk yang Lari Saat Lihat Satpol PP dan Ditawari Sekolah Oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah memberikan arahan kepada anak punk yang terjaring razia oleh Satpol PP Kota Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sedang asyik tiduran di belakang WC pada area Pasar Ujungmurung, Banjarmasin, sejumlah anak punk yang ada di kawasan tersebut ditertibkan oleh Satpol PP Kota Banjarmasin, Selasa (19/3/2019).

Satu di antaranya ialah Maulana. Bocah yang mengaku berusia 14 tahun ini sebelumnya juga sempat diamankan petugas. Ini kali keduanya Maulana dibawa oleh Satpol PP Kota Banjarmasin dan diserahkan ke rumah singgah.

Maulana mengungkapkan kalau dirinya merasa senang di jalanan. Ada hiburan tersendiri baginya ketika bersama teman lainnya dan menjadi anak punk.

Maulana mengatakan kalau ia merupakan warga Alalak. Orangtuanya mengetahui aktivitas keseharian lelaki tersebut. Namun sebutnya, sang ibu sudah lelah menasehatinya. Sehingga membiarkan Maulana di jalanan.

Baca: Jadwal Pelunasan Biaya Haji di Kementerian Agama Kalsel, Noor Fahmi : Biaya Turun Rp 272.000

Baca: Daftar Kecanggihan Gadget Terbaru, Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 7 Pro, Vivo V15 Pro & Oppo F11 Pro

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Champion Babak 8 Besar, Barcelona vs Man United, Juventus & Liverpool?

Tak ia indahkan, sebagai anak punk memang tidak mendapatkan uang. Dirinya dan anak punk lain hanya berkumpulan dan bersantai tanpa memperoleh uang. Akan tetapi hal itu tidak membuatnya ragu memilih hidup sebagai anak punk.

"Saya tidak dapat uang di jalanan. Tapi rame," ucap Maulana.

Menurut keterangan Maulana pula, ia sudah sejak kelas empat SD mulai hidup dijalanan. Teman-teman yang ia kenal juga senasib. Sementara anak punk yang berasal dari luar daerah dikenalnya melalui media sosial.

Perihal jera atau tidaknya diamankan petugas Satpol PP, lelaki berambut pirang ini mengaku jera. Namun ia masih mengulangi hal serupa. Meski sebutnya berada di rumah singgah dapat makan. Akan tetapi ia tidak betah.

Ketika melihat Satpol PP pun, ia sempat berlarian karena tidak ingin dibawa oleh petugas.

Sebelumnya, Maulana juga sempat di amankan petugas pada pertengahan Februari lalu. Ia dibawa ke rumah singgah bersama anak punk lainnya. Hitungan jam, Maulana kemudian dijemput oleh ibunya.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah memberikan arahan kepada anak punk yang terjaring razia oleh Satpol PP Kota Banjarmasin
Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah memberikan arahan kepada anak punk yang terjaring razia oleh Satpol PP Kota Banjarmasin (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)
Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved