Berita Banjarbaru

Kunjungan Kedubes Finlandia dan Estonia Tak Bisa Dimanfaatkan Bisnis To Bisnis, Ini Kata Gubernur

Salah satunya menurut Kadishut Kalsel karena kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) dan belum kuatnya penataan travel agent di Kalsel.

Kunjungan Kedubes Finlandia dan Estonia Tak Bisa Dimanfaatkan Bisnis To Bisnis, Ini Kata Gubernur
Dok Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel untuk BPost Group
Kedutaan Finlandia dan Estonia saat bamboo rafting di objek wisata Loksado, Sabtu (16/3/2019). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU -  Selain membahas soal hutan, kedatangan rombongan kedubes Finlandia dan Estonia ke Kalsel ternyata tadinya mau dibuat kerjasama alias Memorandum of Undetstanding (MoU) bisnis to bisnis dari travel agent.

Tetapi, travel agent dari Kalsel tidak bisa memanfaatkan maksimal peluang itu karena beberapa hal.

Salah satunya menurut Kadishut Kalsel karena kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) dan belum kuatnya penataan travel agent di Kalsel.

"Begini, Kita sudah punya modal yang besar, tapi sumber daya manusia (SDM) untuk menjual belum kita miliki," tandas Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, Selasa (19/3/2019).

Modal yang besar itu, Hanif  adalah destinasi wisata yang dimiliki Kalsel.

Baca: Akses Transportasi Jateng-Kalsel Jadi Modal Penting Kerjasama Industri Pariwisata Kedua Provinsi

Tamu dari Finlandia dan Estonia katanya, rata-rata takjub dengan ekowisata Kalsel. Bahkan, ujarnya, mereka berjanji akan kembali lagi membawa rombongan masing-masing.

"Yang belum kita miliki hanya SDM yang menjual, selama ini menjadi operator tour hanya dianggap kerja sampingan, bukan kegiatan utama," tandasnya.

Hanif menyebut ke depan menjadi tugas pariwisata untuk membangun penguatan SDM dan penguataan kelembagaan operator tour tersebut. Pun demikian, Hanif menyebut Dinas Kehutanan juga akan banyak terlibat.

"Mohon izin untuk pembangunan kami sampaikan kami akan ikut terlibat, sepanjang untuk pembangunan kepariwisataan," katanya.

Masih dipaparkan Hanif, tindak lanjut kehadiran rombongan Finlandia-Estonia pihak pemprov diundang mengikuti pameran radio. "Pameran radio se Finlandia dan Estonia, kami diminta membawa potret Kalsel. Kegiatan itu bulan Juni," kata dia.

Adapun Kadispariwisata Kalsel, Dahnial Kifli menjelaskan pihaknya terus mendorong wisata Kalsel. "Termasuk kehadiran rombongan Finlandia kemarin," tandasnya.

Baca: ULM Dapatkan Akreditasi A, Rektor Sutarto Hadi Sujud Syukur, Target Raih Akreditasi International

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor menyatakan kedatangan tamu kedutaan Finlandia kesannya positif, hanya mereka menyayangkan dari 10 destinasi unggulan di Indonesia Kalsel tidak termasuk dan menjadi tanda tanya para rombongan padahal sejatinya wisata alam di Kalsel sangat besar.

"Ini menjadi tugas dari Dinas Pariwisata untuk mempromosikan wisata alam kita. Jangan bekerja layaknya katak dalam tempurung yang selalu terkungkung," tandas Paman Birin. (banjarmasinpost.co.id /lis).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved