Berita Kabupaten Banjar

NEWSVIDEO : Sulit Dapat Proyek di Lingkup Pemkab Banjar Kontraktor Lokal Ngeluruk ke Dinas PUPR

Kalangan kontraktor di Kabupaten Banjar ngeluruk ke kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, Selasa (19/03/2019) siang.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kalangan kontraktor di Kabupaten Banjar ngeluruk ke kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, Selasa (19/03/2019) siang. Aksi itu sedikitnya diikuti 30 orang yang tergabung dalam Persatuan Kontraktor Banjar.

Awalnya mereka bergerak kantor Dinas PUPR Banjar di Jalan Pangeran Hidayatullah, Martapura. Mereka berniat menemui Kepala Dinas PUPR Mokhamad Hilman namun orang yang dicari tidak ada di tempat karena sedang berada di luar kantor.

Mereka ditemui Sekretaris PUPR Banjar H Achmad Noor. Lantaran tak puas, para kontraktor tersebut lalu bergerak menuju kantor Bupati Banjar di kawasan Jalan A Yani. Mereka berjalan kaki karena jaraknya berdekatan, cuma sekitar 100 meter.

Setiba di kantor bupati, mereka langsung naik ke lantai dua. Mereka menuju ruang kerja Wakil Bupati H Saidi Mansyur. Namun, lagi-lagi mereka kecewa lantaran orang yang dicari tidak ada di tempat.

Baca: ULM Dapatkan Akreditasi A, Rektor Sutarto Hadi Sujud Syukur, Target Raih Akreditasi International

Staf perempuan yang ada di ruangan tersebut menuturkan Wabup sedang ada kegiatan di lapangan. Lalu, ia menghubungi ajudan wabup dan kemudian telepon ia serahkan kepada perwakilan kontraktor guna berbicara secara langsung.

Lantaran agenda Wabup di lapangan lumayan lama, mereka akhirnya balik kanan. Selanjutnya para kontraktor itu bergerak ke rumah dinas Bupati Banjar yang terletak di sebelah kiri kantor PUPR Banjar. Namun Bupati Banjar juga dalam persiapan dinas ke luar kota.

Kepada wartawan saat berada di pos penjagaan Satpol di dekat pintu masuk rumdin bupati, koordinator Persatuan Kontraktor Banjar H Taufikurrahman mengatakan tujuan pihaknya ingin menemui kadis PUPR hingga Wabup dan Bupati semata-mata hanya ingin bersilaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi.

"Kami ingin dibina seperti dulu supaya kami kembali mendapatkan pekerjaan seperti dulu lagi. Kami ini taat pajak, tiap tahun membayar pajak untuk mengaktifkan perusahaan tapi tak pernah mendapatkan pekerjaan," ucapnya diiyakan para kontraktor lainnya.

Baca: Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh, Puasa Sunnah Pada 13 14 15 di Bulan Rajab Mulan 21 Maret

Pihaknya mengaku sangat sedih sejak tiga tahun terakhir pada masa pemerintahan Bupati Banjar H Khalilurrahman begitu sulit mendapatkan pekerjaan. Terutama proyek infrastruktur di lingkungan Dinas PUPR Banjar yang bernilai Rp 200 juta ke bawah atau proyek penunjukkan langsung (PL).

"Bayangkan saja sejak tiga tahun ini kami tak dapat proyek. Padahal proyek PL-nya ada, tapi anehnya justru kontraktor dari luar Banjar yang mendapat proyek PL," sebutnya.

Hal itu membuat pihaknya sangat prihatin karena seharusnya pemerintah daerah mengutamakan kontraktor lokal. Di daerah lain pun proyek-proyek PL selalu memprioritaskan kontraktor lokal.

Mereka berharap Pemkab Banjar kembali memperhatikan nasib kontraktor lokal. Pasalnya keberadaan kontraktor lokal juga penting terhadap pembangunan dan perekomonian daerah.(banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved