Stunting di Kalsel

Pencegahan Stunting Dilakukan Mulai dari Konseling Pranikah

Terpisah, Kepala Puskesmas Angsana, Kecamatan Angsana, dr Irfansyah Topan, mengakui di tempatnya masih ada kasus stunting.

Pencegahan Stunting Dilakukan Mulai dari Konseling Pranikah
BPost Cetak
BPost edisi cetak Selasa (19/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Terpisah, Kepala Puskesmas Angsana, Kecamatan Angsana, dr Irfansyah Topan, mengakui di tempatnya masih ada kasus stunting.

"Tapi angka pastinya belum bisa diumumkan, karena masih dilakukan pendataan," ujarnya.

Menurut Irfansyah, berbicara soal stunting bukan sekadar angka, tapi harus sudah dilakukan sejak sebelum orang menikah.

Baca: Suami Syahrini, Reino Barack Tak Bahagia Diungkap Sosok Ini, Tergambar Saat Eks Luna Maya Begini

Baca: Kemarahan Gisella Anastasia pada Gempita Saat Anak Gading Marten Itu Akui Bikin Kesalahan Ini

Baca: Luna Maya Singgung Soal Fitnah Usai Klaim Move On Pasca Pernikahan Reino Barack dan Syahrini

“Sekarang pencegahan stunting dilakukan mulai dari konseling pranikah, pemberian antitetanus atau imunisasi antitetanus, hingga konseling bagaimana pada saat hamil,” ujarnya.

Irfansyah tidak menepis dengan upaya sudah dilakukan, dalam tiga tahun terakhir ini angka stunting di Tanbu mengalami penurunan.

"Rata-rata penurunannya 2 persen. Selama tiga tahun sekitar 7 persen sudah penurunannya," ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved