Berita Tanahbumbu

Sanus 93 Mulai Dioperasikan, Penjelasan Kacab Pelni Tanbu Soal Keterlambatan Operasional

Sempat labuh jangkar berbulan-bulan KM Sabuk Nusantara (Sanus) 93--pengganti Sanus 55--sebelumnya, akhirnya mulai melayani transportasi masyarakat

Sanus 93 Mulai Dioperasikan, Penjelasan Kacab Pelni Tanbu Soal Keterlambatan Operasional
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Kacab PT Pelni (dua dari kiri) saat mengecek langsung persiapan operasi KM Sanus 93 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Sempat labuh jangkar berbulan-bulan KM Sabuk Nusantara (Sanus) 93--pengganti Sanus 55--sebelumnya, akhirnya mulai melayani transportasi masyarakat ke Pulau Sembilan, Batulicin dan Majene/Palipi, Sulawesi Barat (Sulbar).

Mulai dioperasikan tol laut, perintis pelayanan ke pulau-pulau terpencil, Selasa (19/3/2019) hari ini.

Persiapan keberangkatan langsung ditinjau Kepala Cabang PT Pelni Batulicin-Kotabaru, Purwadi.

Menurut Purwadi, mulai beroperasinya Sanus 55 sudah selesainya semua administrasi diproses Kementerian Perhubungan.

"Hanya persoalan dokumen. Kami Pelni sebenarnya hanyalah operator," kata Purwadi kepada banjarmasinpost.co.id.

Baca: Jet Pribadi Syahrini Bakal Diobok-obok Hotman Paris Usai IG Sempat Diunfollow Istri Reino Barack

Baca: Nagita Slavina Laporkan Raffi Ahmad ke Polisi Diungkap ke Ayu Dewi, Jika Ayah Rafathar Lakukan Ini

Baca: Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh 13, 14, 15 di Bulan Rajab, Simak Keutamaan dan Pahalanya

Baca: Ancaman Nia Ramadhani pada Mikhayla Soal Ini, Ardi Bakrie Sempat Ungkap Kekecewaan

Maka dari itu, Purwadi menegaskan mulai beroperasinya Sanus 93, kebutuhan transportasi masyarakat kembali terlayani.

Diakuinya, ketika belum beroperasinya Sanus 93, sempat adanya pemberitaan yang dinilai simpang siur.

"Seperti dikatakan harga sembako selangit," katanya.

Kini beroperasinya Sanus 93, layanan transportasi sesuai rute Kotabaru, Batulicin, Pulau Sembilan dan Majene kembali normal.

Fasilitas di Sanus 93 lebih nyaman, selain tempat tidur ekonomi, juga dilengkapi dengan kamar kelas I dan 2.

"Jumlah penumpang lebih banyak dari kapal sebelumnya karena kapal ini gross tonenya lebih besar," ungkapnya.

Sementara itu, Junaidi salah seorang warga Marabatuan, Kecamatan Pulau Sembilan menyambut baik dan sangat senang sudah beroperasi Sanus 93.

Junaidi juga mengakui, selain ukuran kapal lebih besar, fasilitas ruang kamar tidur dilengkapi AC, kamar mandi serta WC.

"Ya bersih kapalnya. Agar kebersihan dan kenyamanan tetap terjaga harus ada ditempatkan tong sampah," kata Junaidi.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved