Liga Champions

Selebrasi Mirip Simeone, Cristiano Ronaldo Dinyatakan Bersalah oleh UEFA & Harus Bayar Segini

Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo, dinyatakan bersalah oleh UEFA karena selebrasi yang dilakukannya saat laga leg kedua babak 16 besar

Selebrasi Mirip Simeone, Cristiano Ronaldo Dinyatakan Bersalah oleh UEFA & Harus Bayar Segini
AFP/MARCO BERTORELLO
Gaya selebrasi Cristiano Ronaldo pada pertandingan Juventus vs Atletico Madrid dalam babak 16 besar Liga Champions di Stadion Allianz, 12 Maret 2019. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo, dinyatakan bersalah oleh UEFA karena selebrasi yang dilakukannya saat laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid, Selasa (12/3/2019) atau Rabu dini hari WIB.

Pada laga itu, Juventus menang 3-0 atas Atletico Madrid dengan Ronaldo sebagai pencetak ketiga gol tersebut.

Sesaat setelah laga rampung, megabintang asal Portugal ini melakukan selebrasi dengan mengayunkan kedua tangannya dari atas ke bawah menuju pangkal paha.

Selebrasi yang Ronaldo tunjukkan tersebut nyaris serupa dengan yang dilakukan pelatih Atletico, Diego Simeone, saat timnya menang melawan Juve pada leg pertama.

Seolah-olah, pemain berusia 34 tahun ini membalas aksi Simeone dua pekan lalu.

Baca: Polisi Belanda Buru Pria Turki Berusia 37 Tahun Terkait Penembakan di Trem Utrecht

Baca: Uang Ratusan Juta Rupiah Disita KPK dari Ruang Menag Lukman Hakim Saifuddin, Lanjut Romahurmuziy

Baca: VIDEO - Jelang Liga 1 2019 Tim Barito Putera Gekar Latihan Perdana di Lapangan Mini di Landasan Ulin

Namun, tidak hanya itu, selebrasi kontroversial Ronaldo juga diduga ditujukan untuk suporter Atletico Madrid yang hadir di Stadion Allianz karena memang Ronaldo melakukannya di depan ribuan fans klub ibu kota Spanyol itu.

Karena hal itu, UEFA memutuskan Ronaldo bersalah atas selebrasi yang dia lakukan.

"Menurut hasil investigasi yang dilakukan pada laga babak 16 besar Liga Champions antara Juventus vs Atletico Madrid pada 12 Maret di Italia, UEFA memutuskan untuk mendakwa Juventus karena pemain mereka, Cristiano Ronaldo, melanggar aturan kedisplinan. Selanjutnya, kasus ini akan diumumkan hasilnya pada 21 Maret 2019," tulis UEFA seperti yang dilansir dari ESPN.

Meski terbukti bersalah, Ronaldo kemungkinan tidak akan mendapat hukuman berat.

Dalam kasus Simeone, sang pelatih "hanya" mendapat hukuman denda sebesar 18.000 pound (Rp 339 juta rupiah).

Ronaldo pun diperkirakan akan mendapat denda serupa terkait perilakunya tersebut.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved