B Focus Banua Anam

Hama Wereng Rusak Tanaman Padi Petani di Rantau, Bahrun Mengaku Bingung, Dillah Harapkan Bantuan

Bahrun, warga Desa Ayunan Papan, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resah.

Hama Wereng Rusak Tanaman Padi Petani di Rantau, Bahrun Mengaku Bingung, Dillah Harapkan Bantuan
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Rabu (20/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Bahrun, warga Desa Ayunan Papan, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resah.

Keresahan itu menyusul sebagian tanaman padinya di lahan seluas delapan borongan diduga terserang hama organisme pengganggu tanaman jenis wereng.

Kondisi tanaman padinya yang terletak di kawasan Pulau Kutil di Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, belum berbuah padi, daunnya mengalami perubahan warna dari hijau menjadi kuning, didekat akarnya kering.

"Ini pengalaman pertama, tanaman padi saya kering. Tahun lalu tanaman padi saya tidak seperti ini. Tanaman padi saya jenis varietas padi kupang," katanya sambil mencabut tanaman padinya.

Baca: Kelakuan Aneh Syahrini dan Maia Estianty di Paris Terungkap, Istri Reino Barack Bertingkah Begini

Baca: Tangis Nagita Slavina Dimarahi Raffi Ahmad Diungkap, Ini Sikap Pria yang Dekat Ayu Ting Ting Itu

Baca: Ini Jadwal Pencairan THR dan Gaji ke-13 untuk PNS-Pensiunan Menurut Menkeu Sri Mulyani

Baca: Sosok Baru Ahok BTP Menurut Dahlan Iskan, Sebut Soal Veronica Tan dan Pernikahan Puput Nastiti Devi

Bahrun mengaku bingung karena selama menanam padi, tidak pernah berinteraksi atau berdialog dengan petugas penyuluh pertanian padi.

"Ada kah cara penanganan padi saya ini?" katanya kepada reporter BPost, Selasa (19/3).

Dillah, petani di Desa Parigi Kacil mengaku senasib, lahan padinya seluas delapan borongan juga terserang hama wereng.

Padi yang ditanam juga jenis varietas padi lokal kupang.

Jenis padi itu ditanamnya karena paling diminati dan disukai masyarakat di Kabupaten Tapin.

"Aku menanam padi lokal jenis kupang karena laku di jual. Kalau padi jenis lainnya kurang disukai masyarakat di sini," kata pria bernama lengkap Abdillah ini.

Abdillah berencana meminta bantuan obat-obatan pembasmi hama penyakit tanaman padinya kepada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tapin.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved