Berita HSS

Kisah Pembuat Kurung Ketupat di Desa Kalian Kandangan, 1 0rang Mampu Buat 500 Kurung

Kisah Pembuat Kurung Ketupat di Desa Kalian Kandangan, 1 0rang Mampu Buat 500 Kurung

Kisah Pembuat Kurung Ketupat di Desa Kalian Kandangan, 1 0rang Mampu Buat 500 Kurung
banjarmasin post group/ hanani
Perajin kurung ketupat di Desa Kalian, Kandangan, HSS, menganyam daun kelapa menjadi kurung ketupat, Rabu (20/3/2019) 

Adapun pemasok daun kelapa, kebanyakan dari Desa Wasah, Simpur, Kecamatan Simpur.

Menurutnya satu karung daun tua maupun pucuk, Rp 50 ribu. Tiap hari dia membeli tiga karung, yang menghasilkan ribuan biji kurung.

Diakui, karena tiap hari menggunakan daun pucuk kelapa, membuat jenis daun muda tersebut sekarang sulit dicari, sehingga rata-rata perajin kurung mencampurnya dengan daun kelapa tua, yang warnanya hijau.

Banjir pesanan kurung, biasanya terjadi pada bulan Ramadan, hingga lebaran Idul Fitri.

Kayah, perajin kurung mengatakan, saat lebaran, satu rumah menerima pesanan sampai 10 ribu biji kurung perhari, karena kebutuhan warung meningkat melayani pembeli yang mudik saat lebaran dan merindukan makan ketupat Kandangan.

"Kalau lemabaran, saking banyaknya pesanan, kadang kami begadang sampai subuh. Cuma istirahat saat mau salat,"tutur Sanah.

Para perajin kurung pun berharap, usaha warung ketupat terus eksis dan digemari masyarakat, agar sumber mata pencaharian mereka juga tetap bertahan, ditengah upaya mereka membangun dan membangkitkan perekonomian keluarga.

"Suami kami bukanlah pegawai negeri, atau karyawan perusahaan. Jadi menganyam kurung ini menjadi peluang usaha mencukupi kebutuhan keluarga. Alhamdulillah, cukup buat makan sehari-hari,"kata Itin.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved