Kriminalitas Tapin

Kronologi Penangkapan Pria yang Gauli Pelajar di Hatungun Tapin, Sempat Kabur ke Satui

Kronologi Penangkapan Pria yang Gauli Pelajar di Hatungun Tapin, Sempat Kabur ke Satui

Kronologi Penangkapan Pria yang Gauli Pelajar di Hatungun Tapin, Sempat Kabur ke Satui
Dok Polsek Hatungun untuk BPost Group
Andi Purnomo alias Ipung terpaksa mendekam di balik sel tahanan Mapolsek Hatungun, Polres Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (20/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Andi Purnomo alias Ipung terpaksa mendekam di balik sel tahanan Mapolsek Hatungun, Polres Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (20/3/2019).

Lelaki berusia 25 tahun itu tak berani menampakan wajahnya karena malu usai ditangkap polisi, Kamis (14/3/2019) sekitar pukul 11.30 Wita atau satu pekan lalu di Kecamatan Satui Kabupaten Tanahbumbu.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, warga Gang Kemiri Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin itu disangka polisi membawa anak angkat Muhammad Saipul, selama satu pekan ini.

Padahal, korban, berinisial Nor (13) masih duduk di bangku sekolah sedang melaksanakan ujian sekolah persiapan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Baca: Sikap Nagita Slavina ke Raffi Ahmad Ketika Soimah Bahas Selingkuh, Gigi Lakukan Ini ke Ayah Rafathar

Baca: Kiat Model Cantik Asal Martapura untuk Samarkan Efek Kurang Tidur di Wajah

Baca: Kisah Pembuat Kurung Ketupat di Desa Kalian Kandangan, 1 0rang Mampu Buat 500 Kurung

Orangtua angkat korban, Muhammad Saipul, warga Jalan Raya Timur Rt 004 / 001 Desa Hatungun Kecamatan Hatungun Kabupaten Tapin, tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan, lantas membuat laporan polisi di Mapolsek Hatungun, kalau anaknya tidak ada di rumah karena diduga bersama lelaki tak dikenal.

Kemudian hasil penyelidikan tim gabungan penegak hukum dari Polsek Hatungun, Polda Kalsel dan Polsek Satui Polres Tanahbumbu, keberadaan korban terdeteksi di Kabupaten Tanahbumbu.

Pengakuan orangtua korban, sebelumnya pernah menerima telepon dari korban dengan nomor telepon tak terdaftar.

Dari ujung telepon itu terdengar suara korban yang meminta tak perlu dicari karena berada jauh di Kabupaten Panajam, Provinsi Kalimantan Timur dalam kondisinya hamil.

Baca: Penampakan Terbaru Raisa Adriana Usai Melahirkan Anak Pertama, Istri Hamish Daud Tampak Memukau

Kapolsek Hatungun, Ipda Made Teddy Satria Permana melalui Brigadir Hanri Sanada, Kanitreskrim Polsek Hatungun dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Rabu (20/3_2019) membenarkan sudah menangkap pelakunya.

Menurutnya, kejadian tersebut atas laporan ayah angkat korban ke Polsek Hatungun dan kemudian di lakukan pencarian. Hasiljya, didapatkan informasi bahwa pelaku dan korban berada di daerah Kabupaten Tanahbumbu di sekitar Kecamatan Satui.

"Kami melakukan penyelidikan di daerah tersebut selanjutnya di ketahui keberadaan pelaku dan kemudian pelaku di tangkap pada waktu di perjalanan bersama dengan korban dengan menggunakan sepeda motor miik korban di sekitar Kecamatan Satui, untuk keberadaan pelaku sering berpindah pindah agar keberadaannya tidak di ketahui oleh pihak keluarga korban," katanya.

"Pelaku sudah pernah menikah akan tetapi sudah bercerai dengan istrinya dan pengakuan pelaku telah melakukan hubungan layaknya suami istri dengan korban sebanyak dua kali," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved