Berita Tanahlaut

Muncul Edaran ASN Wajib Pakai Kain Sasirangan khas Tanahlaut, Ini Respons Perajin

Muncul Edaran ASN Wajib Pakai Kain Sasirangan khas Tanahlaut, Ini Respons Perajin

Muncul Edaran ASN Wajib Pakai Kain Sasirangan khas Tanahlaut, Ini Respons Perajin
Dok Humas Tanahlaut untuk BPost Group
Masyarakat melihat kain sasirangan khas Tanahlaut motif kijang 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Bupati Tanahlaut, H Sukamta mewajibkan ASN Pemkab Tanahlaut memakai sasirangan khas Tanahlaut dengan motif anggrek, kijang dan jagung.

"Kita telah buat edaran agar para pegawai dan pelajar di Tala menggunakan pakaian sasirangan motif khas Tala," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (20/3/2019).

Dengan adanya edaran itu ia berharap dapat memajukan UMKM pembuat sasirangan khas Tanahlaut yaitu Desa Martadah Baru.

Warga Tanahlaut terangnya harus bangga karena memiliki sasirangan bermotif khas, berbeda dengan sasirangan kebanyakan.

Baca: Bocoran Jadwal Tayang Serial Game Of Thrones Season 8, Segini Total Durasinya

Baca: Live Supersoccer TV! LINK Live Streaming Garuda Select Vs Huddersfield U-18 di Inggris Rabu (20/3)

Baca: Penampakan Terbaru Raisa Adriana Usai Melahirkan Anak Pertama, Istri Hamish Daud Tampak Memukau

Beberapa waktu lalu, Desa Martadah Baru Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan ditetapkan sebagai kampung sasirangan khas Tanahlaut.

Desa yang semula merupakan unit pemukiman transmigrasi swakarsa pabrik tebu di era 1980 an tersebut, penduduknya kini tidak hanya mengandalkan dari usaha perkebunan  ataupun beternak semata tetapi juga dari usaha kecil atau industri rumahtangga kerajinan sasirangan. 

Salah satu pengrajin sasirangan khas Tanahlaut, Riadi dari Radita Sasirangan mengatakan mengapresiasi adanya edaran bupati agar ASN dan pelajar di Tanahlaut memakai sasirangan khas Tanahlaut.

Ia mengaku senang dan berharap usaha masyarakat pembuat sasirangan khas Tanahlaut bisa sukses dan maju dengan adanya edaran tersebut.

Baca: Bentuk Dukungan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Untuk Istri Reino Barack, Syahrini

Baca: Niat Puasa Ayyamul Bidh dari 21 Maret/13 Rajab, Nawaitu Sauma Ayyami Bidh Sunnatan Lillahi Taala

Sasirangan khas Tanahlaut terangnya kini tak lagi disukai oleh masyarakat Tanahlaut namun juga dari daerah lain. Terbukti dari pembelinya yang telah tersebar tidak hanya di Kalimantan Selatan tetapi juga dari daerah lainnya di luar Kalimantan Selatan  bahkan hingga Singapura, Kuala Lumpur, Selangor dan Kuching.

"Soalnya kita jual lewat media sosial juga," ucapnya.

Selanjutnya ia berharap agar sasirangan khas Tanahlaut bisa dipatenkan menjadi milik Tanahlaut sehingga tak diambil oleh daerah lain atau diambil oleh bangsa lain.

(banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved