Ekonomi dan Bisnis

Bank Sentral AS Batal Naikkan Suku Bunga Acuan Tahun Ini, Tingkat Pengangguran Lebih Tinggi

Bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve menghentikan kebijakan pengetatan moneter.

Bank Sentral AS Batal Naikkan Suku Bunga Acuan Tahun Ini, Tingkat Pengangguran Lebih Tinggi
cnn money/kompas.com
Gedung Federal Reserve 

BANJARMASINPOST.CO.ID, WASHINGTON - Bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve menghentikan kebijakan pengetatan moneter.

Bank sentral tidak akan menaikkan suku bunga tahun ini di tengah tanda-tanda perlambatan ekonomi.

The Fed pun akan menghentikan pengurangan neraca pada September mendatang.

Keputusan ini diambil setelah dua hari rapat hingga Rabu (20/3/2019) waktu setempat.

Bank sentral memulai pengetatan moneter lewat kenaikan suku bunga pada akhir 2015 setelah menahan suku bunga acuan 0-0,25 persen sejak krisis keuangan 2008-2009.

Tahun lalu, bank sentral menaikkan suku bunga acuan hingga empat hingga saat ini berada di 2,25-2,5 persen.

Baca: Redmi Note 7 Bakal Rilis, Ini Perbandingannya dengan Spesifikasi Realme 3

Baca: Ratusan Jabatan Strategis Kosong, BKD Kabupaten Banjar Malah Bungkam, Ada Apa?

Baca: Lucinta Luna Pede Pilih Konsep Barbie Korea Bila Resepsi Perkawinan Jadi Digelar di Bali

Setelah menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi AS, tingkat pengangguran dan inflasi,

The Fed mengatakan suku bunga overnight atau Fed Fund Rate akan tetap berada di posisi saat ini setidaknya hingga akhir tahun.

Mengutip Reuters dari Kontan.co.id, Kamis (21/3/2019), The Fed tidak melihat perlu menaikkan suku bunga untuk mengatasi inflasi, yang masih berada di bawah target bank sentral pada level 2 persen.

The Fed pun mengatakan akan memperlambat pengurangan aset secara bulanan yang sekarang berada di 50 miliar dollar AS per bulan.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved