Pemilu 2019

Cara KPU Tabalong untuk Lakukan Pelipatan Surat Suara Pemilu dan Pilpres 2019

Cara KPU Tabalong untuk Lakukan Pelipatan Surat Suara Pemilu dan Pilpres 2019

Cara KPU Tabalong untuk Lakukan Pelipatan Surat Suara Pemilu dan Pilpres 2019
banjarmasin post group/ reni kurnia wati
Suasana pelipatan surat suara di KPU Tabalong, Kamis (21/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Surat suara yang telah datang di Kabupaten Tabalong saat ini sudah mulai dilakukan pelipatan bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Tabalong.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta bantuan mahasiswa untuk pelipatan, jadwal pelipatan sendiri disesuaikan dengan jadwal kuliah sehingga tidak mengganggu proses pembelajaran mereka.

Kasubag keuangan umum dan logistik sekretariat KPU Ibramsyah mengatakan mahasiswa yang terlibat dalam pelipatan surat suara lebih dari 50 orang, dengan target pengerjaan selama sepuluh hari.

Sebelumnya mahasiswa telah diberikan pelatihan singkat bagaimana cara melipat surat suara, Kamis (21/03/2019) di Kampus STIA Tabalong.

Baca: Balasan Nikita Mirzani Usai Kejiwaannya Dibahas Pasca Nyinyiri Ahmad Dhani, Syahrini & Reino Barack

Baca: Kondisi Vanessa Angel Diungkap Nicky Tirta Usai Kasus Prostitusi Online & Putus dari Bibi Ardiansyah

Baca: 50 Karyawati Kecantikan Tanpa Busana Viral di Whatsapp (WA) & Facebook (FB), Ini Faktanya

Baca: SATU HARI LAGI Link Pengumuman Hasil SNMPTN 2019 di snmptn.ac.id, LTMPT Umumkan Esok Jam 16.00 WIB

Pembukaan surat sura yang masih tersegel juga disaksikan oleh angggota Polres Tabalong, Bawaslu dan sekretariat KPU.

"Mahasiswa diajari dulu cara melipatnya, mahsiswa ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu pagi dan siang. Yang melipat pagi adalah para mahasiswa yang jadwal kuliah pada sore hari sedangkan yang melipat sore adalah yang kuliah pada pagi hari," ujarnya.

Jumlah surat suara sendiri yang dilipat adalah untuk surat suara presiden dan wakil presiden, surat suara DPD dan surat suara pemilu DPR Dapil Kalimantan Selatan 1 serta surat suara Pemilu DPRD Provinsi Dapil Kalimantan Selatan masing masing berjumlah 179.675 lembar.

Sedangkan untuk surat suara Pemilu DPRD Dapil 1 berjumlah 42.919 lembar, Dapil 2 berjumlah 44.796 lembar, Dapil 3 59.611 dan Dapil 4 36.350 lembar.

Ibramsyah mengatakan para mahasiswa juga telah diarahkan untuk memisahkan surat suara yang rusak, sesuai kriteria surat rusak dan tidak layak yang telah diatur yaitu hasul cetak surat suara kotor atau tidak rata, hasil cetak surat suara kabur, kusut, sobek, terdapat bercak cetakan serta logo KPU tidak jelas.

Baca: 4 Fakta Foto 50 Karyawati Kecantikan Tanpa Busana yang Viral di Facebook (FB) dan Whatsapp (WA)

Mahasiswa yang membantu dalam pelipatan surat suata mendapatkan insentif berdasarkan surat suaranya, untuk surat suara dari DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten diberi Insentif Rp 100 rupiah per lembar, untuk surat suara DPP Rp 75 rupiah perlembar sedangkan surat suara pemilihan presiden Rp 50 per lembar.

"Disesuaikan dengan kesulitan pelipatan, insentif juga akan dikenakan pemotongan pajak empat persen," ujarnya.

Indah salahsatu mahasiswa yang juga menjadi peserta pelipatan surat suara mengatakan senang bisa membantu, selain tak ada kegiatan pagi juga bisa menambah uang saku. 

"Karena tidak mengganggu jam kuliah juga, ramai bersama teman teman tidak terasa lelah," ujarnya.

Belum lama ini KPU juga menetapkan Daftar pemilih Tetap Tambahan yaitu DPTb (masuk) yang mengurus di daerah asal berjumlah 163, DPTb (masuk) yang mengurus di daerah tujuan berjumlah 3186, DPTb (keluar) yang mengurus di daerah asal berjumlah 194 orang dan DPTb (keluar) yang mengurus di daerah tujuan.

(banjarmasinpost.co.id/ Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved