Yayasan Adaro Bangun Negeri

Empat Siswa Binaan YABN Berlaga di Ajang Lomba Karya Ilmiah Tingkat Nasional

Empat Siswa Binaan YABN Berlaga di Ajang Lomba Karya Ilmiah Tingkat Nasional

Empat Siswa Binaan YABN Berlaga di Ajang Lomba Karya Ilmiah Tingkat Nasional
Dok YABN Adaro untuk BPost Group
Dua siswa MAN 2 Balangan menyampaikan persentase karya ilmiah mengenai batako di hadapan dua juri LKITN 2019, Kamis (21/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Enam sekolah di Indonesia bersaing dalam menyajikan karya tulis ilmiah pada acara Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional 2019, Kamis (21/3/2019).

Ke enam sekolah tingkat SMA itu merupakan sekolah yang lulus seleksi dari 21 peserta dari sekolah lain.

Berlangsung di aula perpustakaan pusat, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, para siswa dari perwakilan sekolah menyampaikan persentasi karya ilmiah mereka.

Acara yang diadakan oleh Himapsika, ULM Banjarmasin itu merupakan kegiatan tahunan yang selalu digelar dan mencetak generasi bangsa yang lebih baik. Khususnya dalam kreativitas dan inovasi.

Empat orang siswa yang merupakan binaan dari Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) lulus dalam kompetisi tersebut. Mereka mewakili dua sekolah berbeda yang masuk ke enam besar dalam ajang itu. Yakni MAN 2 Balangan dan SMKN 1 Paringin, Kalsel.

Siswa binaan YABN dari MAN 2 Balangan, Ghafiratun Alfitriani dan Moch Rochzkin menampilkan karya ilmiah yang dianggap ramah lingkungan pada lomba tersebut. Keduanya membawakan persentase mengenai batako yang berbahan campuran steorofom.

"Kami melakukan tiga jenis pengujian pada batako. Dari kuat tekan, daya serap air dan intensitas batako. Hasilnya, ke empat batako yang kami jadikan sample, ternyata sama dengan batako di pasaran," ucap Ghafiratun Alfitriani.

Ia mengatakan, untuk mengikuti lomba kali ini, keduanya mengikuti program pelatihan yang diadakan oleh YABN selama satu tahun terakhir. Darisanalah mereka belajar mengenai tata cara membuat proposal dan bagaimana melakukan penelitian yang baik dan benar.

Ketika menyampaikan hasil persentase di hadapan juri dan peserta lainnya, Ghifaratun meakui sempat khawatir ketika sesi pertanyaan. Namun keduanya optimis akan membawa pulang status juara pada acara LKITN 2019 itu.

Binaan YABN pula, melalui program Adaro Community Based Education-Project Based Education (ACBE-PBE) 2018 yakni dua siswa dari SMKN 1 Balangan, Muhammad Fahrizanor dan M Farha Adha Diannur menampilkan karya ilmiah yang berhubungan dalam penanganan tegangan listrik.

Halaman
123
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved