Berita Banjarmasin

KPU Kalsel : Sebanyak 20.694 Pemilih (DPTb) Pindah Memilih di Kalsel, 14.533 Keluar Kalsel

Rapat pleno terbuka mengenai Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Kalsel akhirnya selesai. Angka DPTb yang dihasilkan mencapai puluhan ribu.

KPU Kalsel : Sebanyak 20.694 Pemilih (DPTb) Pindah Memilih di Kalsel, 14.533 Keluar Kalsel
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Penandatangan berita acara pada rapat pleno DPTb Kalsel di Pemilu 2019, Kamis (21/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rapat pleno terbuka mengenai Daftar Pemilih Tambahan  (DPTb) Kalsel akhirnya selesai.

Angka DPTb yang dihasilkan mencapai puluhan ribu. Masing-masing terdiri dari bentuk DPTb yang dilakukan oleh masyarakat, Kamis (21/3/2019)

DPTb Kalsel yang masih dalam artian mengurus di daerah asal mencapai 2.042 orang. Sementara yang masuk  dan mengurus di daerah tujuan mencapai 18.652 orang. Sedangkan DPTb (keluar) yang mengurus di daerah asal yakni 3.974 dan DPTb (keluar) yang mengurus di daerah tujuan sejumlah 10.559.

Divisi Data dan Informasi KPU Kalsel,  Siswandi Reyaan mengatakan dari hasil rapat pleno tersebut diketahu ada 20.694 pemilih yang akan pindah memilih ke daerah Kalimantan Selatan. Mereka tersebar pada 13 kabupaten dan kota.

“Kemudian sebaliknya, ada 14.533 pemilih Kalsel yang keluar. Bisa keluar antar desa, bisa antar Kecamatan, kabupaten, provinsi dan negara,” ucap Siswandi.

Baca: Sikap Sopir Angkutan Umum di Kabupaten HSS Saat Jumlah Penumpang Turun Drastis

Baca: Reaksi Tak Terduga Lia 3 Srigala Dilaporkan Syahrini ke Polisi, Ini Tudingannya ke Teman Luna Maya

Berdasarkan hasil tersebut, KPU Provinsi Kalsel menambah 24 TPS dari total keseluruhan sekitar 13 ribu TPS pada 13 kabupaten kota yang akan mengakomodir semua DPTb. Terbanyak ucapnya yakni untuk wilayah Tabalong.

Dimana DPTb masuk pada kabupaten itu mencapai 1.600 orang dan mendapatkan tambahan 12 TPS. Selain itu pada lokasi Lembaga Permasyarakatan atau  Lapas, sebagaimana di Banjarbaru mendapatkan satu TPS. Termasuk pula di Kabupaten Tanah Bumbu  yang akan di tambah sebanyak 10 TPS. Kemudian di Hulu Sungai Tengah, satu TPS dan

Khusus di Banjarmasin ucapnya tidak ada penambahan TPS karena TPS yang tersedia sudah mengakomodir semua daftar pemilih, termasuk DPTb.

Mereka yang merupakan DPTb disampaikan Siswandi akan mendapatkan surat suara tergantung wilayah pindahnya. Kebanyakan DPTb akan kehilangan surat suara untuk DPRD Kota, DPRD Provinsi (apabila beda Dapil) serta DPR RI (apabila beda Dapil). Namun maksimal ujarnya DPTb akan mendapatkan surat suara Capres dan Cawapres, kemudian bisa pula mendapatkan surat suara Caleg DPD.

Kepengurusan DPTb atau form A5 sudah ditutup sejak 17 Maret 2019 kemaren. Sehingga KPU kota dan kabupaten pun tidak lagi menerima pelayanan untuk hal tersebut. Namun ujarnya bisa saja apabila regulasi berubah.

Baca: Ini Alasan Syahrini Laporkan pedangdut Lia Ladysta Ke Polda, Polisi Sebut Nama Iis Dahlia & Pak Haji

Baca: Balasan Pengacara Dipo Latief, Indra Tarigan Untuk Nikita Mirzani, Sebut Chat Prostitusi Online?

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved