Berita Kabupaten Banjar

Mesin Pertanian Ini Ditumbuhi Rerumputan di Halaman Dinas TPH Banjar, Fachry Bantah Menganggur

Sejumlah alat berat seperti eksavator dan beberapa alat pertanian lainnya parkir di bagian gudang dan halaman kantor Dinas Tanaman Pangan

Mesin Pertanian Ini Ditumbuhi Rerumputan di Halaman Dinas TPH Banjar, Fachry Bantah Menganggur
banjarmasinpost.co.id/hasby
Sejumlah alat berat seperti eksavator dan traktor parkir di halaman kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sejumlah alat berat seperti eksavator dan beberapa alat pertanian lainnya parkir di bagian gudang dan halaman kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar.

Pantauan beberapa alat berat seperti eksavator PC 200 bahkan bagian kukunya ada yang ditumbuhi rerumputan.

Bagian gudang dinas yang berkantor di Desa Tungkaran Martapura itu juga ada memarkir beberapa traktor, merupakan alat mesin pertanian untuk kegiatan tanam jagung yang sudah dikembalikan ke dinas.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar, M Fachry mengatakan, alat-alat pertanian tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat, kementerian pertanian.

Kabupaten Banjar mendapat bantuan karena kementerian melihat potensi di Kabupaten Banjar yang sangat luas dan menjadi sentral tanaman pangan di Kalsel, atau menjadi lumbung pangan.

Baca: Syahrini Laporkan Pedangdut Lia Ladysta, Istri Reino Barack Utus Langsung Sang Manajer Aisyahrani

Baca: Penyebab Ashanty Minta Cerai pada Anang Hermansyah dalam Kisah Masa Lalu Terungkap, Ternyata

Lokasi geografis Kabupaten Banjar berdekatan dengan Banjarmasin dan Banjarbaru, sehingga menjadi pangsa pasar untuk hasil produksi pertanian di Kabupaten Banjar. Terlebih tipologi lahan di Kabupaten Banjar ada lahan kering, lahan sawah dan aneka macam tadah hujan.

Dia menjelaskan, alat tersebut wajib beroperasional dan ada standar minimal pemakaian. Jika sudah selesai dan sudah diluar musim maka tentu akan dikembalikan ke dinas tanaman pangan dan hortikultura Kabupaten Banjar, selanjutnya kembali melakukan pengecekan, dan perawatan alat mesin pertanian tersebut.

"Seperti alat berat eksavator, sudah digunakan dalam kegiatan optimalisasi lahan dan rawa, kemudian ada program Selamatkan rawa selamatkan petani (Serasi), maka pemerintah pusat mengalokasikan bantuan untuk kelompok tani dengan meminjamkan alat mesin pertanian," katanya, Kamis (21/3).

Jelas Fachry, kelompot tani bebas saja meminjam alat tersebut, bisa tiga bulan, ada yang meminjam enam bulan bahkan ada yang hanya satu bulan, tergantung kebutuhan. Jumlah alat yang dipinjam pun menyesuaikan tingkat kebutuhan, bisa dua unit atau tiga unit.

"Tidak menganggur, begitu selesai pakai maka ditarik kembali. Mengingat harga sparepartnya yang mahal maka saat dipinjamkan menjadi tanggungjawab pemakai, serta menghindari penyalahgunaan penggunaannya, sehingga diparkirlah di halaman kantor kami, karena juga ada jaga malamnya," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved