Berita Banjarmasin

Angka Standar Kelulusan USBN Minimal 5,5, Pengawasan Dilakukan dengan Sistem Silang

Sebanyak 44 guru dari luar sekolah melakukan pengawasan ketat terhadap Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di ruang kelas SMAN 2

Angka Standar Kelulusan USBN Minimal 5,5, Pengawasan Dilakukan dengan Sistem Silang
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Jumat (22/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 44 guru dari luar sekolah melakukan pengawasan ketat terhadap Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di ruang kelas SMAN 2 di kawasan Mulawarman Banjamasin, Kamis (21/3).

USBN dengan sistem manual atau kertas ini dilarang memakai handphone (hp).

Termasuk siswa dan guru pengawasnya pun tidak boleh membawa hp di dalam kelas.

“Iya siswa dan pengawas sama-sama dilarang membawa hp. Kalau boleh membawa hp, nanti dikira siswa dan pengawas itu ada kerja sama untuk menjawab soal USBN,” kata Kepala SMAN 2 Banjarmasin, Bachtiar, Kamis (21//3).

Menurut Bachtiar, dengan tidak membawa hp ke dalam kelas, maka pengawas akan fokus pengawasan siswa yang mengerjakan USBN.

Jangan sampai pengawas itu asyik sendiri mengoperasionalkan hp.

Baca: Sikap Jusuf Kalla Saat Erwin Aksa Dukung Sandiaga Uno Ketimbang Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019

Baca: Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Do’a Berbuka Puasa Putih di Bulan Rajab, Mulai 21 Maret 2019

Baca: Pengumuman SNMPTN 2019 Jumat 22 Maret Mulai Pukul 16.00, Ini Link Alternatif Selain snmptn.ac.id

Baca: Foto-foto Pelatihan Puluhan Karyawati Tanpa Busana Viral di FB, Diduga Pekerja Perusahaan Kecantikan

Baca: Foto Pose Dua Jari Sambil Pegang Stiker Prabowo-Sandi, Enam Guru Honorer di Banten Dipecat

“Untuk siswa kita sediakan kotak untuk menaruh hp. Untuk guru pengawas, hp wajib masuk dalam tas,” katanya.

Ditambahkan Bahtiar, USBN siswa sebanyak 385, kali ini memasuki hari keempat dan selama ini berjalan dengan lancar.

Ada 22 kelas yang diperuntukkan untuk USBN, untuk Banjarmasin sudah disepakati ada rayon 1 dan 2 dengan sistem pengawasan USBN silang.

“Termasuk dalam pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) nantinya juga dilakukan pengawasan silang,” katannya.

Ditambahkannya, soal-soal USBN dibuat guru melalui musyawarah guru mata pelajaran (MGMP), dengan perincian soal dari pusat sebanyak 25 persen, sisanya dari soal MGMP.

Setiap hari dalam USBN disajikan dua mata pelajaran, kecuali hari terakhir yakni Selasa (26/3) itu hanya satu mata pelajaran.

“Untuk nilai USBN ini menentukan kelulusan dan nilai UNBK tidak menentukan kelulusan,” katanya.

Dipaparkannya, untuk standar kelulusan USBN yakni minimal 5,5.

Persiapan USBN dan UNBK di SMAN 2 Banjarmasin itu dilaksanakan sejak Oktober silam, yakni melalui jam pelajaran jam tambahan agar nilai siswa lebih baik.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved