Berita Banjarmasin

Komisi II DPRD Provinsi Kalsel Masih Skeptis Pada Rapor Pemprov Kalsel Tahun Anggaran 2018

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) torehkan catatan positif dengan melampaui target pendapatan daerah di Tahun Anggaran 2018 Rp 6,6 T

Komisi II DPRD Provinsi Kalsel Masih Skeptis Pada Rapor Pemprov Kalsel Tahun Anggaran 2018
banjarmasinpost.co.id
Ilustrasi: Suasana Sidang Paripurna DPRD Kalsel. 

Pada LKPJ tersebut, komponen kontribusi lain pendapatan yang sah, komponen ekspor dan impor Provinsi Kalsel juga menurut Danu perlu di pelajari lagi lebih dalam.

"Khususnya terkait peningkatan ekspor, apakah volume ekspornya naik atau karena harga komoditi ekspor yang naik. Juga nilai impor, apakah cost nya yang naik dan barang yang dibeli itu-itu saja, nanti akan rapat dibahas lagi," kata Danu.

Sebelumnya pada Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Nota Pengantar LKPJ Pemerintah Provinsi Kalsel tersebut, Gubernur Kalsel mengakui masih ada kekurangan yang menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi Kalsel.

"Alhamdulillah pertangungjawaban kita tahun 2018 dapat disampaikan tentu saja ada beberapa hal yang jadi pekerjaan kita sudah dilaksanakan dan sukses. Kesuksesan dari tugas-tugas ini tentu atas dukungan DPRD, semua stakeholder dan dukungan rakyat Kalsel.
Namun di sisi lain juga mungkin ada kekurangan, ya itu akan terus kita perbaiki akan terus diupayakan, dimaksimalkan dan diselesaikan sekarang dan masa yang akan datang," kata H Sahbirin Noor.

Kedepan, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini menegaskan akan lebih fokus lagi pada aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kalsel.

Peningkatan kualitas SDM menurut Paman Birin sering menjadi indikator majunya sebuah bangsa.

Hal tersebut menurutnya akan diterjemahkan dalam dukungan lebih besar termasuk pada lembaga pendidikan dengan mendukung berbagai kebutuhan lembaga pendidikan.

"Insyaallah kalau kita fokus itu (SDM), yang lain akan ikut beriringan bersama. Bentuknya perhatikan hal-hal yang mereka (lembaga pendidikan) butuhkan termasuk infrastruktur dan hal lain yang mendukung berjalannya lembaga pendidikan," kata Paman Birin. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved