Berita Banjarmasin

Polisi Bersenjata Laras Panjang Menggerebek Sebuah Bank, Adegan Penyergapan bak Film Laga

Dentuman suara tembakan terdengar nyaring mengiringi peristiwa perampokan yang terjadi di sebuah Bank Ranting, di samping Taman Kamboja, Banjarmasin

Polisi Bersenjata Laras Panjang Menggerebek Sebuah Bank, Adegan Penyergapan bak Film Laga
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Jumat (22/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dentuman suara tembakan terdengar nyaring mengiringi peristiwa perampokan yang terjadi di sebuah Bank Ranting, di samping Taman Kamboja, Banjarmasin Tengah, Kamis (21/3) siang.

Di tengah suara tersebut juga tampak sejumlah anggota polisi berpakaian lengkap mengenakan body system, helm dan membawa senjata laras panjang berlarian menuju tempat kejadian.

Aksi penggrebekkan pun berlangsung.

Seorang pelaku teror yang diduga menjadi dalang pemicu terjadi penembakan, tak berapa lama kemudian berhasil dilumpuhkan siang itu.

Baca: Balasan Wijaya Saputra Saat Dituduh Jadi Orang Ketiga Gisella Anastasia dan Gading Marten

Baca: VIDEO Viral Ribuan Ikan Loncat ke Daratan, Heboh di Instagram (IG), Whatsapp (WA) dan Facebook (FB)

Baca: Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Do’a Berbuka Puasa Putih di Bulan Rajab, Mulai 21 Maret 2019

Baca: Pengumuman SNMPTN 2019 Jumat 22 Maret Mulai Pukul 16.00, Ini Link Alternatif Selain snmptn.ac.id

Merasa situasi telah aman, anggota wanteror Brimob Polda Kalsel kemudian langsung membawa dan membebaskan dua orang sandera dari Bank Ranting tersebut.

Namun apa yang berlangsung saat itu bukanlah kejadian sesungguhnya, melainkan hanya sebuah rangkaian latihan gladi bersih atas simulasi pengamanan serta penanganan sabotase pemilu, Jumat (22/3) ini.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Moch Rifai saat ditemui di pinggir lapangan mengatakan pertunjukan simulasi sesungguhnya akan ditampilkan pada Jumat (22/3) sekitar pukul 8.00 ini.

Menurutnya, pada pertunjukan simulasi nanti, sejumlah anggota Polri akan berkolaborasi dengan anggota TNI dalam menangkal berbagai macam kemungkinan baik kerusuhan atau pun sabotase jelang dan pascapemilu serentak.

"Tujuannya apa, yaitu tidak lain untuk menunjukkan kesiapan Polri dan TNI dalam mensukseskan Pemilu serentak nanti," jelas Rifai.

Tidak hanya itu, tambah Direktur Ditsamapta Polda Kalsel, Kombes Pol M Khosim, meski pada simulasi Jumat (22/3) hanyalah sebagai bentuk latihan, menurutnya bukan berarti para anggota menganggap remeh.

Seluruh rangkaian simulasi akan diatur sedemikian rupa sesuai script skenario yang ada, sehingga bilamana terjadi hal yang tidak diinginkan ke depannya anggota pun sudah siap melakukan penanganan.

"Semua tahapan akan dilaksanakan nanti. Termasuk beberapa ledakan, juga akan dipertunjukkan pada simulasi besok. Ya, meskipun kita tetap berharap pelaksanaan pemilu April mendatang berjalan aman dan lancar," tutupnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved