Revolusi Hijau Dishut Kalsel

Sekda: Revolusi Hijau Dengan Penanaman Terus Dilakukan Untuk Anak Cucu

Abdul Haris tampak melakukan penanaman pohon Sengon dalam acara Aksi Tanam Pohon Bersama

Sekda: Revolusi Hijau Dengan Penanaman Terus Dilakukan Untuk Anak Cucu
Humas Pemprov Kasel
Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Abdul Haris melakukan penanaman pohon Sengon dalam acara Aksi Tanam Pohon Bersama dalam Rangka Gerakan Revolusi “Hijau Menanam Menanam dan Menanam Anak Cucu Kita”. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 1.500 bibit pohon sengon ditanam di lahan seluas 4,3 hektare di areal Setdaprov Kalsel, Banjarbaru yang masih di kawasan Miniatur Hutan Hujan Tropis (KHT) Kawasan Perkantoran Provinsi Kalimantan Selatan (22/3/2019).

Hadir, Gubernur Kalimantan Selatan, diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Abdul Haris.

Abdul Haris tampak melakukan penanaman pohon Sengon dalam acara Aksi Tanam Pohon Bersama dalam Rangka Gerakan Revolusi “Hijau Menanam Menanam dan Menanam Anak Cucu Kita”.

Sekda Provinsi Kalsel, Abdul Haris mengatakan kegiatan tersebut merupakan semangat dari Gubernur Kalimantan Selatan untuk mewujudkan Kalimantan Selatan sebagai paru dunia.

“Kita tidak akan pernah berhenti menanam, dimana ada kesempatan dan waktu, kita akan terus melakukan penanaman demi anak cucu kita”, kata Sekda. 

Aksi Tanam Pohon Bersama dalam Rangka Gerakan Revolusi “Hijau Menanam Menanam dan Menanam Anak Cucu Kita”.
Aksi Tanam Pohon Bersama dalam Rangka Gerakan Revolusi “Hijau Menanam Menanam dan Menanam Anak Cucu Kita”. (Humas Pemprov Kasel)

Sekda juga berharap kegiatan tersebut bisa menjadi motivasi tesendiri bagi masyarakat agar dapat lebih meperhatikan lingkungan terutama untuk melakukan penghijauan.

“Kita berharap ini merupakan sebuah motivasi bagi masyarakat, jadi tidak hanya ASN saja tetapi masyarakat juga ikut membatu melestarikan lingkungan, baik menanam untuk kerindangan, kesejukan lingkungan ataupun untuk memanfaatkan buahnya”, tandas Abdul Haris.

Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Warsita mengemukakan bahwa sebanyak 1.500 pohon yang ditanam ini adalah jenis pohon pohon Sengon.

"Dipilih Sengon ini sebab dinilai bersifat fast growing atau memiliki masa pertumbuhan yang cepat. Nanti baru kita tanami lagi tanaman khas daerah kita seperti Ulin, Meranti dan sebagainya,” runutnya.

Sebelum aksi Tanam Pohon Bersama dalam Rangka Gerakan Revolusi, digelar senam bersama di depan perkantoran Pemprov di Banjarbaru.
Sebelum aksi Tanam Pohon Bersama dalam Rangka Gerakan Revolusi, digelar senam bersama di depan perkantoran Pemprov di Banjarbaru. (Humas Pemprov Kasel)

Ia juga menjelaskan untuk wilayah cakupan KHT yang memiliki luas sekitar 94 hektare telah selesai ditanami kurang lebih seluas 54 hektare, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan akan menyelesaikan penanaman tersebut hingga awal tahun 2020 nanti.

“Sekarang kurang lebih sisa 40 hektare yang belum ditanami, perkiraan 94 hektare akan tertanam semua di awal tahun 2020 nanti, tergantung dengan cuaca yang ada”, kata Warsita.

Sebelum melakukan penanaman Abdul Haris melakukan senam bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan dan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan. (aol/*)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved