Berita Tapin

Ditinggal Berkebun, Dua Rumah di Desa Batuampar Piani Tapin Diamuk Api

rumah di Desa Batuampar, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, rata dengan tanah setelah terbakar diamuk api, Jumat (22/3/2019) sekitar pukul 10.00

Ditinggal Berkebun, Dua Rumah di Desa Batuampar Piani Tapin Diamuk Api
Satpol PP Tapin
Rumah di Desa Batuampar, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, rata dengan tanah setelah terbakar diamuk api, Jumat (22/3/2019) sekitar pukul 10.00 Wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Andrianto dan Madi bersama keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah tetangga dan kerabatnya.

Itu karena rumah mereka di Desa Batuampar, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, rata dengan tanah setelah terbakar diamuk api, Jumat (22/3/2019) sekitar pukul 10.00 Wita.

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, saat peristiwa kebakaran melanda rumah Andri dan Madi, kondisinya dalam keadaaan tak berpenghuni dan terbatasnya persedian air sumur di lokasi kejadian.

Kedua kepala keluarga yang ditimpa musibah kebakaran daat itu sedang berada di kebun mereka. Makanya, tidak ada satupun harta benda dan surat penting yang berhasil terselamatkan.

Baca: Bekantan Ini Masuk Permukiman Kesetrum Listrik Dua Kali, Akhirnya Tak Dapat Diselamatkan

Baca: Anggota Polres HSS Ditemukan Berdarah dan Guling-guling di Jalan, Lalu Meninggal Dunia

Baca: Presidium JaDi Kalsel Sayangkan Anggota Dewan Muda Tak Hadiri Rapat Paripurna LKPJ Provinsi Kalsel

Api berhasil dipadamkan, itu pun setelah mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Tapin dan mobil pemadam swasta melakukan pendinginan dan penanganan agar tak merembet ke rumah lainnya.

Kepala Desa Batuampar, Taufik Rakhman dikonformasi reporter Banjarmasinpost.co.id, membenarkan dua kepala keluarga terdampak musibah kebakaran.

"Sementara ini, Andri dan Madi mengungsi ke rumah tetangga dan kerabat terdekat. Pemerintah Desa Batuampar masih mengupayakan bantuan langsung melalui Kecamatan Piani untuj diteruskan ke Dinas Sosial Kabupaten Tapin," katanya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, Yus Sudarmanto mengimbau agar warga berhati-hati dalam penggunaan api di rumah tangga.

Kemudian, warga juga berhati-hati dalam pemakaian jalur listrik, seperti memperhatikan colokan listrik dan sambungan darurat di rumah tangga.

"Kalau colokan longgar atau sambungan darurat agar segera diperbaiki karena berakibat korsleting listrik," katanya.

Akibat kebakaran yang menimpa dua kepala keluarga dengan enam jiwa itu, korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah, empat unit sepeda motor terbakar dan berserta surat menyurat. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved