OTT KPK

KPK OTT Direktur PT Krakatau Steel, Diduga Terkait Kepentingan Proyek BUMN

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Tangerang Selatan, Jumat (22/3/2019).

KPK OTT Direktur PT Krakatau Steel, Diduga Terkait Kepentingan Proyek BUMN
KOMPS/ANTARA/GALIH PRADIPTA
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus di Kabupaten Jepara di gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/12/2018). (ANTARA/GALIH PRADIPTA) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Tangerang Selatan, Jumat (22/3/2019).

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, dalam OTT itu pihaknya mengamankan empat orang. Salah satunya, seorang Direktur PT Krakatau Steel. KPK menduga ada transaksi pemberian uang dari pihak swasta kepada perusahaan pembuat baja pelat merah itu.

"Ada rencana pemberian uang dari pihak swasta yang pernah atau berkepentingan dengan proyek di salah satu BUMN," kata Basaria dalam keterangan persnya, Jumat malam.

Diduga sebagian uang telah diberikan secara tunai dan yang lainnya diberikan menggunakan sarana perbankan.

"Sedang didalami transaksi menggunakan rupiah ataupun dollar," ujarnya.

Baca: Giliran Direktur Krakatau Steel Terjaring OTT KPK

Baca: KPK OTT Direktur PT Krakatau Steel, Uang Diduga Diberikan secara Tunai

Sampai saat ini ke-empat orang yang diamankan sudah berada di gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa.

"Informasi lebih lengkap akan disampaikan besok sore melalui konferensi pers di kantor KPK. KPK memiliki waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status hukum dari pihak yang diamankan tersebut," katanya.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved