Opini Publik

Pentingnya Air bagi Kesehatan

Tanpa air makhluk tidak mungkin tumbuh dan berkembang. Tanpa air seluruh kegiatan manusia tak mungkin dapat berlangsung dalam mencapai kesejahteraan.

Pentingnya Air bagi Kesehatan
capture /banjarmasin Post
Banjarmasin Post Edisi Sabtu 23 Maret 2019, Halaman 4 

Oleh : Pribakti B
Dosen FK Universitas Lambung Mangkurat/
Dokter RSUD Ulin Banjarmasin

AIR merupakan komponen utama dalam tubuh manusia. Pada pria dewasa, 55 persen sampai 60 persen berat tubuh adalah air; Pada perempuan dewasa 50 persen sampai 60 persen berat tubuh adalah air.

Tanpa air makhluk tidak mungkin tumbuh dan berkembang. Tanpa air seluruh kegiatan manusia tidak mungkin dapat berlangsung dalam mencapai kesejahteraannya. Tidak satupun reaksi kimia dalam tubuh dapat berlangsung tanpa adanya air.

Air sebagai salah satu zat gizi makro esensial mempunyai fungsi dalam berbagai proses penting dalam tubuh manusia, yaitu; Sebagai pembentuk sel dan cairan tubuh, pengatur suhu tubuh, sebagai pelarut, sebagai pelumas dan bantalan, media transportasi dan sebagai media eliminasi sisa metabolisme.

Sayangnya, air seringkali terlupakan sebagai zat gizi yang penting bagi tubuh. Air dinyatakan esensial karena tubuh kita tidak dapat menghasilkan air untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Oleh sebab itu air harus diperoleh dari luar tubuh.

Tubuh tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhannya akan air, oleh karena itu kebutuhan akan air perlu dipenuhi oleh manusia dengan asupan air yang cukup.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kurang air sekitar 1 persen berpotensi menimbulkan gangguan mood. Kurang air sebayak 2 persen atau lebih akan menurunkan kemampuan fisik, visuomotor, psikomotor dan kognitif.

Penelitian Armstrong dan Lieberman pada pria dan wanita dewasa sehat yang mengalami kurang air masing-masing 1,5 persen dan 1,3 persen dari berat badan menunjukkan gangguan kognitif dan mood, bahkan wanita mengalami kelelahan (faigue).

Kebutuhan air bagi setiap individu akan berbeda-beda tergantung dari ukuran fisik, umur, jenis kelamin, jenis pekerjaan dan lingkungannya. Perkiraan kebutuhan air tubuh biasanya dinyatakan berdasarkan asupan energi, luas permukaan tubuh atau berat badan tubuh.

Faktor lain yang mempengaruhi kebutuhan cairan tubuh adalah kegiatan olahraga, suhu udara yang tinggi, kelembaban udara rendah, ketinggian, konsumsi tinggi serat dan kehilangan cairan tubuh karena konsumsi kopi dan alcohol.

Halaman
123
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved