Berita Banjarmasin

Pemprov Kalsel : Penderita Down Syndrome Agar Jangan Sampai dikucilkan

Pemprov Kalsel : Penderita Down Syndrome Agar Jangan Sampai dikucilkan

Pemprov Kalsel : Penderita Down Syndrome Agar Jangan Sampai dikucilkan
banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar
Pelepasan balon harapan anak pengidap down syndrome Asisten I Bidang Pemerintahan Provinsi Kalsel, H Siswansyah, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dan isteri Siti Wasilah, Minggu (24/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Peringatan hari down syndrome sedunia yang jatuh pada 21 Maret 2019 di Kalsel diacarakan. Komunitas Pusat Informasi dan Kegiatan Persatuan Orang Tua dan Anak dengan Down Syndrome (PIK POTADS) mengundang masyarakat dan Pemprov Kalsel untuk memperingatinya di mana digelar pertemuan di Swisbel Hotel.

Ketua komunitas down sydrome, Sigit menjelaskan acara ini digelar untuk menumbuhkan semangat para orangtua yang memiliki anak dengan down syndrome.

Bagi masyarakat luas, kegiatan ini diharapkan memberi pemahaman bahwa orang - orang dengan down syndrome tetap memiliki potensi untuk berkarya.

Suatu kewajiban kita untuk merawat anak berkebutuhan khusus.

Baca: UPDATE Hasil Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, 2 Tim Tersingkir, Peluang Timnas Indonesia?

Baca: LIVE STREAMING Timnas Indonesia vs Vietnam, Link Live Streaming RCTI Metube Pra Piala Asia U-23 2020

Baca: Live Streaming RCTI! Hasil Timnas U-23 Indonesia vs Vietnam Pra Piala Asia U-23 2020 via Live Score

Dijelaskan dia, di Kalimantan Selatan sendiri Komunitas Pusat Informasi dan Kegiatan Persatuan Orang Tua dan Anak dengan Down Syndrome (PIK POTADS) ini didirikan pada Juli 2017. Hingga saat ini anggotanya ada 102 orang.

"Semoga anak berkebutuhan khusus bisa lebih mudah melekat, tersenyum, ceria, punya banyak teman dalam bermasyarakat" ucap Sigit selaku ketua komunitas down syndrome.

Disebutnya, tujuan utama POTADS adalah memberdayakan orang tua anak dengan Sindroma Down agar selalu bersemangat untuk membantu tumbuh kembang anak spesialnya secara maksimal, sehingga mereka mampu menjadi pribadi yang mandiri, bahkan bisa berprestasi sehingga dapat diterima masyarakat luas, karena anak dengan Sindroma Down memiliki hak yang sama dengan anak-anak lainnya.

Baca: LIVE Supersoccer TV! Link Live Streaming Belanda vs Jerman di Kualifikasi UERO 2020

Gubernur kalsel yang diwakili oleh asisten bidang pemerintahan, H Siswansyah menjelaskan Pemerintah baik dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kota, organisasi masyarakat untuk melakukan koordinasi yang baik dalam mengatasi kasus down syndrom.

"saya merasa bangga sekaligus terharu melihat keteguhan hati orang tua serta penderita dowm syndrom itu sendiri. Banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari perjuangan mereka. Mudah - mudahan kesabaran, keuletan dan kerja keras mereka dalam menjalani kehidupan ini menjadi dorongan kita semua" ucap Asisten I, bidang pemerintah H Siswansyah.

(banjarmasinpost.co.id/ nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved