Berita Tapin

580 Pengawas TPS Dilantik Serentak, Ini Jam Rawan Kata Ketua Bawaslu Kabupaten Tapin

Sebanyak 580 pengawas tempat pemungutan suara (TPS) se Kabupaten Tapin dilantik serentak di empat lokasi berbeda, Senin (25/3/2019).

580 Pengawas TPS Dilantik Serentak, Ini Jam Rawan Kata Ketua Bawaslu Kabupaten Tapin
Bawaslu Tapin
Sebanyak 580 pengawas tempat pemungutan suara (TPS) se Kabupaten Tapin dilantik serentak di empat lokasi berbeda, Senin (25/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sebanyak 580 pengawas tempat pemungutan suara (TPS) se Kabupaten Tapin dilantik serentak di empat lokasi berbeda, Senin (25/3/2019).

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, pelantikan pengawas TPS kecamatan Tapin Utara, Bakarangan, Lokpaikat dan Piani di Pendopo Balahendang di samping rumah dinas Bupati Tapin.

"Pelantikan pengawas TPS ini sekaligus pengambilan sumpah. Ini intruksi Bawaslu RI dan melaksanakan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu bahwa Panwascam harus membentuk pengawas TPS. Masa kerja satu bulan, terhitung 25 Maret ini sudah harus dilantik seluruh Indonesia serentak," kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Tapin Utara, Ismail Fahmi.

Kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Ismail Fahmi mengatakan khusus pengawas TPS di Kecamatan Tapin Utara berjumlah 16 TPS di Kelurahan dan Desa. Mereka bekerja sejak hari ini melakukan pengawasan Pemilu di sekitar lokasi TPS selama tiga pekan ini hingga 17 April nanti dan satu pekan setelah pemungutan suara.

Baca: Ekspresi Risih Suami Syahrini, Reino Barack Atas Perlakuan Incess? Lihat Wajah Mantan Luna Maya Itu

Baca: Syahrini Masih Sempat Sindir Luna Maya Kala Bulan Madu dengan Reino Barack? Gara-Gara Ini

Baca: Usaha Kuliner Ini Sudah Empat Tahun Berkonsep Food Truck, Bahan Bakunya Didatangkan dari Sini

Titik rawan yang harus menjadi atensi pengawas TPS di wilayah Kecamatan Tapin Utara, ungap Ismail Fahmi adalah masa tenang kampanye, seperti tidak boleh terlihat atribut alat peraga peserta pemilu 2019 dan mengawasi dugaan politik uang jelang pelaksanaan pencoblosan, seperti istilah serangan fajar.

"Titik rawan yang harus diantisipasi pengawas TPS saat pelaksanaan pencoblosan surat suara tertular atau kurang. Makanya, pengawas TPS sudah hadir sekitar pukul 06.30 Wita sebelum pelaksanaan pemungutan suara," ujar Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tapin, Thessa Aji Budiono.

Menurut Thessa Aji Budiono, titik rawan yang harus diawasi saat jam istirahat siang, kebiasaan kelompok panitia pemungutan suara istirahat makan siang dan ibadah solat.

Begitu juga jam rawan menjelang ibadah salat magrib, maka TPS tidak boleh sepi dari pantauan pengawas TPS. Saat itu sedang berlangsung penghitungan surat suara.

"Petugas pengawas TPS tidak bergerak sebelum Pengawas Pemilu Kelurahan dan Desa tiba menggantikan. Saat pemungutan suara itu, Pengawas Pemilu Kelurahan dan Desa berkeliling memantau pengawas TPS," katanya.

Hasil simulasi pemungutan dan penghitungan lima surat suara Pemilu 2019 ini, informasinya memerlukan waktu sekitar 16 jam dengan asumsi 300 pemilih di satu TPS. (Banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved