Berita Banjarbaru

Agar Jalan A Yani Tetap Bersih meski Keluar Masuk Truk Proyek Bandara, Begini Penanganannya

Selain progres yang berlangsung baik, penanganan pun senantiasa memperhatikan kondisi lingkungan, meski keluar masuk truk pengangkut tanah uruk.

Agar Jalan A Yani Tetap Bersih meski Keluar Masuk Truk Proyek Bandara, Begini Penanganannya
HO/KSO PP-Wika
Pihak KSO PP-Wika selaku kontraktor pengembangan bandara rutin melakukan penyiraman untuk membersihkan tanah agar jangan sampai berhamburan di jalan A Yani terbawa oleh truk. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Project Manager proyek pengembangan bandara Syamsudin Noor Banjarmasin (PPBDJ) Dadang Dian Hendiana mengatakan tren progres positif Proyek Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

"Tterhitung tanggal 17 Maret 2019. Untuk progres paket I gedung terminal saat ini pekerjaannya di 48.809%. Sementara progres paket II yang meliputi pengembangan fasilitas penunjang pekerjaannya saat ini diangka 75.088%. Untuk total keseluruhan progres yaitu 59.449%," katanya, Senin (25/3).

Selain progres yang berlangsung baik, penanganan pun senantiasa memperhatikan kondisi lingkungan, meski keluar masuk truk pengangkut tanah uruk ke lokasi proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor, tidak membuat sepanjang Jalan A Yani Km 28 dikotori tanah merah bekas ban angkutan berat tersebut.

Pasalnya, bila dibiarkan berhamburannya tanah di jalan nasional dapat mengganggu para pengguna jalan. Apalagi ketika jalan licin, maka tanah dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, namun hal ini dapat diatasi dengan penanganan yang baik.

Baca: Landscape Intan Mulai Terlihat di Pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Target November 2019

Eddy prawira, salah seorang warga Banjarbaru mengapresiasi upaya pihak satuan kerja pengembangan Bandara Syamsudin Noor yang selalu mengupayakan kenyamanan masyarakat. " Kami selalu nyaman melintas di jalan raya tepat pintu keluar masuk truk proyek karena jalanan selalu di bersihkan," katanya.

Dia berharap, bandara kebanggaan masyarakat Banua itu rampung sesuai target. Sehingga, dapat dioperasikan pada tahun ini. "Semua masyarakat sangat menunggu bandara baru bisa digunakan," katanya.

Pihak KSO PP-Wika selaku kontraktor pengembangan bandara rutin melakukan penyiraman untuk membersihkan tanah agar jangan sampai berhamburan di jalan terbawa oleh truk.

"Sudah jadi tugas kami untuk membersihkannya. Sub kontraktor kami juga berkewajiban membersihkan jalan secara rutin," kata Pimpinan KSO PP-Wika, Siswono.

Selain rutin melakukan penyiraman, dia mengungkapkan pihaknya juga rutin mencuci ban truk menggunakan alat washing bay. Agar, tetap bersih ketika melintas di jalan raya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved