Berita Tapin

Kapolsek Bangun Jamban Berstandar Sehat di Pelosok Desa Kecamatan CLU Tapin

Kapolsek Candi Laras Utara, Polres Tapin, Ipda Indra Wahyu Wibowo SH tak berhenti melakukan terobosan dan inovasi membangun sarana publik

Kapolsek Bangun Jamban Berstandar Sehat di Pelosok Desa Kecamatan CLU Tapin
Polsek Candi Laras Utara
Kapolsek Bangun Jamban Berstandar Sehat di Pelosok Desa Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kapolsek Candi Laras Utara, Polres Tapin, Ipda Indra Wahyu Wibowo SH tak berhenti melakukan terobosan dan inovasi membangun sarana publik di wilayah hukumnya.

Terobosan terbaru kali ini, melibatkan dunia usaha, yaitu program pembangunan jamban sehat berstandar kesehatan bekerjasama dengan CSR PT Hasnur dan PT KPP.

Toilet yang dibangun berlantai dari bahan keramik, bilik toilet lebih luas, dilengkapi air ledeng dan sabun cuci tangan di Desa Sungai Salai Hilir Kecamatan Candi Laras Utara (CLU) Kabupaten Tapin.

Bagusnya lagi jamban/toilet yang dibangun itu menjunjung tinggi nilai gender, etika dan kesopanan, yaitu antara toilet pria dan perempuan dibuat terpisah.

Jamban bahasa daerah desa itu dibangun di tempat strategis, artinya mudah dijangkau warga desa dan masyarakat umum.

Senin (25/3/2019) peletakan batu pertama pembangunan toilet itu dilaksanakan Kapolsek Cand Laras Utara, Ipda Indra Wahyu SH disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan dan tokoh masyarakat setempat.

Baca: Ekspresi Risih Suami Syahrini, Reino Barack Atas Perlakuan Incess? Lihat Wajah Mantan Luna Maya Itu

Baca: Dicoret Simon McMenemy, Samsul Arif Kembali Latihan Bersama Barito Putera Jelang Liga 1 2019

Baca: VIDEO 286 Siswa SMKN 1 Tapin Selatan Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer Hari Pertama

Apa latar belakang pembangunan jamban ini, ternyata di wilayah kecamatan CLU didominasi hampir 85 persen adalah perairan/ sungai, sehingga sungai adalah urat nadi kehidupan masyarakat setempat.

Problemnya banyaknya jamban yang berada di bantaran sungai. Kondisi ini selain kurang sedap di pandang mata, disamping itu menimbulkan pencemaran sungai dari berbagai bakteri.

"Faktanya warga setempat sering terserang penyakit diare, muntaber dan penyakit kulit. Fenomena ini ada kaitannya dengan limbah rumah tangga dan kebiasaan masyarakat yang membuang kotoran /MCK di sungai," jelas Ipda Indra Wahyu SH.

Demi menciptakan sungai yang bersih, enak dipandang dan warganya sehat dan terhindar dari penyakit diare, muntaber dan gatal-gatal, maka solusi praktisnya memindahkan jamban yang berada di bantaran sungai, dipindah ke darat, kata Ipda Indra Wahyu SH.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved