Berita Tanahlaut

Lewat Halo Polisi, Aipda Agus Sampaikan Larangan Pungli ke Warga Pelaihari

Komitmen Polsek Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut yang ingin menyukseskan program pemerintah yaitu sapu bersih pungutan liar atau saber pungli rutin

Lewat Halo Polisi, Aipda Agus Sampaikan Larangan Pungli ke Warga Pelaihari
Polsek Pelaihari
Aipda Agus saat mensosialisasikan bahayanya terlibat pungli. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Komitmen Polsek Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut yang ingin menyukseskan program pemerintah yaitu sapu bersih pungutan liar atau saber pungli rutin dilaksanakan.

Mulai dari himbauan berupa lisan, maupun tulisan yang berbentuk baliho atau banner yang berisi larangan sudah disebarkan.

Namun tak cukup dengan ajakan berupa tulisan dan lisan yang disampaikan melalui sosialisasi. Bhabinkamtibmas Polsek Pelaihari Aipda Agus Triyanto misalnya turun ke jalan dan ke rumah-rumah warga untuk menyosialisasikan larangan pungli.

Ia mendatangi warga di rumah, pengendara di tepi jalan, sekolah dan fasilitas publik lain untuk mengajak anti pungli kepada masyarakat.

"Kita sampaikan ke masyarakat, guru dan murid agar memerangi pungli," sebutnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (25/3/2019).

Program perangi pungli ini sebut Aipda Agus sudah banyak disosialisasikan oleh pemerintah namun tak semua warga sudah menyadari dan memahami makna anti pungli.

Baca: Ekspresi Risih Suami Syahrini, Reino Barack Atas Perlakuan Incess? Lihat Wajah Mantan Luna Maya Itu

Baca: VIDEO 286 Siswa SMKN 1 Tapin Selatan Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer Hari Pertama

Baca: Syahrini Masih Sempat Sindir Luna Maya Kala Bulan Madu dengan Reino Barack? Gara-Gara Ini

Oleh karena itu warga termasuk generasi muda yakni dari kalangan pelajar harus dibekali sejak dini tentang bahaya pungli.

Pungli adalah pengenaan biaya di tempat yang tidak seharusnya biaya dikenakan atau dipungut. Kebanyakan pungli dipungut oleh pejabat atau aparat, walaupun pungli termasuk ilegal dan digolongkan sebagai KKN, tetapi kenyataannya hal ini masih banyak terjadi di Indonesia.

Selain dilakukan pejabat, pungli terang Aipda Agus juga bisa saja dilakukan oleh masyarakat biasa. Namun kebanyakan pungli yang terjadi di kalangan masyarakat karena ketidaktahuan dan tidak mengerti tentang arti dari pungli.

Sementara kepada kalangan remaja sebut Aipda Agus harus sejak dini diberi pemahaman agar generasi muda sadar pungli dan berbau melapor jika menemukan pungli serta menjauhi kegiatan pungli.

"Karena penerima maupun pelaku pungli akan berhadapan dengan hukum," sebutnya.

Dia berharap kepada masyarakat, untuk tidak melakukan pungli. Dan berharap para guru untuk selalu menjaga dan menyampaikan kepada murid-muridnya bahwa pungli itu tidaklah baik.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved