Kriminalitas Kotabaru

Warga Pulau Sebuku Resah, Kakak Beradik Ini Kompak Curi Jaring Kepiting dan Mesin Milik Nelayan

Dua pelaku pencurian alat tangkap atau jaring kepiting sebanyak 30 set akhirnya diringkus jajaran Polsek Pulau Sebuku Polres Kotabaru.

Warga Pulau Sebuku Resah, Kakak Beradik Ini Kompak Curi Jaring Kepiting dan Mesin Milik Nelayan
Polsek Pulau Sebuku
Dua pelaku kakak beradik dan barang bukti milik nelayan Pulau Sebuku, Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Dua pelaku pencurian alat tangkap atau jaring kepiting sebanyak 30 set akhirnya diringkus jajaran Polsek Pulau Sebuku Polres Kotabaru.

Bukan hanya pencurian jaring kepiting melainkan juga pencurian onderdil mesin kapal. Sehingga membuat warga di Pulau Sebuku resah dengan tindak pencurian tersebut.

Setelah lama bersembunyi, dua pelakunya akhirnya diringkus. Dua pelaku, tersebut adalah Ardiansyah alis Ardi (29) warga Desa Rampa Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru dan Muhammad Syakir (26) yang merupakan adik Ardi.

Keduanya merupakan kakak beradik yang saling bekerjasama melakukan pencurian yang terjadi pada Selasa (8/1/19) sekitar pukul 15.00 wita. Setelah dua bulan lebih melarikan diri, jajaran Polsek Pulau Sebuku akhirnya diringkus keduanya.

Baca: LIVE STREAMING MNC TV Timnas Indonesia vs Myanmar, Link Live Streaming MNCTV FIFA Matchday di Sini

Baca: SEDANG BERLANGSUNG - VIDEO Live Streaming MNC TV Timnas Indonesia vs Myanmar, Riko & Lilipaly

Baca: Innova Berisi 13 Penumpang Terbalik di Kuala Pembuang, 1 Bocah Tewas & Ini Kondisi Penumpang Lainnya

Baca: Kedapatan Simpan Puluhan Gram Sabu di Jok Kendaraan, Caca Pun Ditetapkan Sebagai Tersangka

Baca: Jadwal Siaran Langsung Perempatfinal Liga Champions 2018/2019 di RCTI Big Match MU vs Barcelona

Dua bersaudara ini diringkus pada Minggu (24/3/19) sekitar pukul 14.40 wita di rumahnya beserta barang bukti. Mereka tak bisa mengelak saat polisi mendatangi keduanya dan mendapati barang buktu.

Hal itu dibenarkan Kapolsek Pulau Sebuku, Iptu Sahropi, Senin (25/3/19). Iptu Sahropi mengatakan, peristiwa pencurian tersebut terjadi di Pinggir laut Tanjung Nusantara Desa Ujung dan ada juga jaring yang ada didepan rumah Desa Rampa serta sejumlah onderdil mesin domping.

"Setelah melakukan penyelidikan dan data dukung serta bukti-bukti, kedua pelaku akhirnya bisa kami diringkus," katanya.

Dia mengatakan saat penangkapan juga mengamankan barang bukti berupa satu unit kapal balapan. Kapal tersebut, milik tersangka warna biru les kuning beserta mesin yang terpasang karburator atau saringan minyak hasil curian tersangka. Selain itu juga ada 30 set alat jaring atau rempa kepiting.

"Pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) ke 4e KUHP Jo Pasal 55 KUHP Jo Pasal 56 KUHP trntang pencurian dengan ancaman minimal 5 tahun kuringan penjara," katanya.

Iptu Sahropi juga menjelaskan kronologi pencurian itu. Berawal ketika korban, Bahrani, turun ke pinggir laut Tanjung Nusantara Desa Ujung RT 04 Kecamatan Pulau Sebuku Kabupaten Kotabaru.

Pada saat korban Bahrani, hendak memeriksa hasil tangkapan kepiting di jaring kepiting tersebut. Dia terkejut, saat melihat jaring yang dipasang pada hari Selasa (8/1/19) pukul 15.00 wita sebanyak 30 set jaring rempa kepiting sudah tidak ada ditempatnya atau hilang.

Selain itu, jaring kepiting rempa yang hilang milik korban tersebut juga korban kehilangan onderdil mesin domping balapan berupa karburator saringan minyak yang hilang pada hari selasa tanggal 05 maret 2019 didepan rumahnya. Sehingga korban mengalami kerugian sekitar Rp 7.500.000.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved