Berita Banjarmasin

Ada 127 Pohon Ditebang Dampak Pembangunan Jembatan Alalak, Namun DLH Banjarmasin Hanya Ganti Segini

Ada 127 Pohon Ditebang Dampak Pembangunan Jembatan Alalak, Namun DLH Banjarmasin Hanya Ganti Segini

Ada 127 Pohon Ditebang Dampak Pembangunan Jembatan Alalak, Namun DLH Banjarmasin Hanya Ganti Segini
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Pembebasan rumah warga yang telah diganti rugi untuk Proyek pembangunan jembatan Alalak, Jalan Hasan Basry Kayutangi, Kota Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 127 batang pohon di Jalan Brigjen Hasan Basri, Banjarmasin ditebang sejak beberapa waktu lalu. Penebangan pohon itu bertujuan untuk melancarkan proyek pengerjaan Jembatan Alalak 1.

Sebagaimana Perda di Banjarmasin, mereka yang menebang pohon harus mengganti setiap satu pohon dengan 10 pohon. Normalnya, pergantian yang harus dilakukan oleh pihak ketiga yang menangani proyek jembatan itu ialah 1.270 batang pohon hidup.

Namun disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Muhyar ada kebijakan dari Pemko Banjarmasin untuk pergantian itu. Sebutnya jumlah yang diganti memang tidak sepenuhnya. Melainkan hanya setengah dari jumlah yang diharuskan.

"Karena walaupun Perda, tapi karena untuk kepentingan umum maka ada kebijakan," jelas Muhyar, Selasa (26/3/2019).

Baca: Tulisan Rektor UIN Antasari Mujiburrahman Sikapi Jual Beli Jabatan Rektor Buat Mahfud MD Minta Maaf

Baca: Penjelasan BNPB & BMKG Soal Fenomena Alam Equinox, Sutopo : Lebih Panas Lihat Mantan

Baca: Live Streaming RCTI! Head to Head Timnas U-23 Indonesia vs Brunei Kualifikasi Piala Asia U-23 2020

Tambahnya lagi, dari beberapa kali pertemuan yang dilakukan, pihak ketiga meminta untuk diberi keringanan. Akhirnya disepakati untuk mengganti pohon sebanyak 50 persen. Sehingga pohon pengganti berjumlah sekitar 600 pohon.

Pohon pergantian ucap Muhyar akan ditanam pada beberapa lahan yang perlu diremajakan. Baik di jalan utama dan lingkungan. Termasuk apabila ada sekolah yang memerlukan.

Jenis pohon pengganti ujar Muhyar bervariasi. Beberapa di antaranya ialah pohon mahoni, trambesi, angsana dan jenis pohon lainnya, asalkan bersifat melindungi.

Sementara pohon yang ditebang di Jalan Brigjen Hasan Basri merupakan pohon yang ada di median jalan dan sisi kiri kanan jalan tersebut.

Hal serupa juga disampaikan oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Sebutnya penebangan pohon yang dilakukan untuk mendukung pembangunan Jembatan Alalak.

Baca: Spesifikasi OPPO A5s yang Dibanderol Rp 1.999.000, Hadir di Indonesia Mulai 25 Maret 2019

Pergantian pohon ia jelaskan memang separuh dari yang seharusnya. Akan tetapi bisa saja ada pergantian di area lain. Selain itu, pihak pengerja proyek ucap Ibnu sudah melakukan koordinasi dengan DLH Kota Banjarmasin.

"Kami terima kasih dan ini aturan bersama. Begitu ditebang harus diganti walau digantinya separuh saja. Dengan DLH juga sudah dikoordinasikan," jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved