Berita Tapin

Delapan Komunitas Punk Diamankan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin

Delapan bocah usia belasan tahun diamankan petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, Selasa (26/3/2019).

Delapan Komunitas Punk Diamankan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin mendata komunitas punk yang melintas di Kantor Bupati Tapin, Selasa (26_3_2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Delapan bocah usia belasan tahun diamankan petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, Selasa (26/3/2019).

"Nama saya bolang, dari Banjarmasin. Kami bukan anak punk tapi komunitas punk tujuan ingin ke Kalimantan Timur," kata seorang anak yang diamankan.

Pantauan reporter Banjarmasinpost.co.id, delapan bocah dari komunitas punk itu kedapatan saat melintas di depan Kantor Bupati Tapin, Jalan Brigjend Hasan Basri, Kelurahan Rantau Kiwa.

Mereka digiring empat petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin ke halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin untuk didata dan dipotret.

Baca: Jadwal Debat Keempat Pilpres 2019, Capres Jokowi vs Prabowo Subianto, Live Metro TV, SCTV & Indosiar

Baca: Curhat Ayu Ting Ting Dicueki Gara-gara Polemik Atta Halilintar yang Dituduh Pakai Subcriber Palsu

Baca: Ashanty Ngaku Stress Liburan di Turki Bareng Aurel, Azriel, Anang Hermansyah dan Keluarga Karena Ini

Baca: Resmi! Muhammadiyah Tetapkan Jadwal 1 Ramadan 1440 Hijriyah Pada 6 Mei 2019, Hari Raya Idul Fitri?

Usai berada di halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, dari delapan bocah itu dua orang perempuan, selebihnya enam orang laki-laki.

"Badan mereka bau saat saya geledah. Katanya sudah mandi tapi pakaian tidak pernah diganti sehingga baunya masih menempel," ujar Henni Marlina, anggota Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin.

Saat digeledah, para bocah komunitas punk memiliki alat komunikasi handphone dan satu diantaranya membawa tas berisi pakaian.

"Mereka hanya diberikan pembinaan petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin. Ini kelompoknya berbeda dengan komunitas punk sebelumnya yang kami proses tindak pidana ringan pekan lalu," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved