Berita Tapin

NEWSVIDEO : Mengaku Ingin Ke Kaltim Delapan Anak Punk Diamankan Satpol PP dan Damkar Tapin

Delapan bocah dari komunitas punk itu kedapatan saat melintas di depan Kantor Bupati Tapin, Jalan Brigjend Hasan Basri, Kelurahan Rantau Kiwa.

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Delapan bocah usia belasan tahun diamankan petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, Selasa (26/3/2019).

"Nama saya bolang, dari Banjarmasin. Kami bukan anak punk tapi komunitas punk tujuan ingin ke Kalimantan Timur," katanya seorang anak yang diamankan.

Pantauan reporter Banjarmasinpost.co.id, delapan bocah dari komunitas punk itu kedapatan saat melintas di depan Kantor Bupati Tapin, Jalan Brigjend Hasan Basri, Kelurahan Rantau Kiwa.

Mereka digiring empat petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin ke halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin untuk didata dan dipotret.

Usai berada di halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin, dari delapan bocah itu dua orang perempuan, selebihnya enam orang laki-laki.

Baca: Pemuda Gantung Diri di Daha Selatan Ternyata Pernah Coba Sayat Tangan, Ini Penjelasan Polres HSS

Baca: Driver Ojek Online Kota Banjarmasin Ini Bersyukur Tarif Naik, Pengguna Jasa Justru Keberatan

Baca: Jelang UNBK Tingkat SMP, Kadisdik Banjarbaru Minta Para Siswa Belajar Maksimal dan Berdoa

"Badan mereka bau saat saya geledah. Katanya sudah mandi tapi pakaian tidak pernah diganti sehingga baunya masih menempel," ujar Henni Marlina, anggota Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin.

Saat digeledah, para bocah komunitas punk memiliki alat komunikasi handphone dan satu diantaranya membawa tas berisi pakaian.

"Mereka hanya diberikan pembinaan petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tapin. Ini kelompoknya berbeda dengan komunitas punk sebelumnya yang kami proses tindak pidana ringan pekan lalu," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved