B Focus Economic

Para Pedagang Buah Musiman Modif Carry Pickup, Keuntungan ini yang Mereka Rasakan

KONSEP mobile juga diusung penjual buah-buahan musiman yang saat ini banyak ditemukan di pinggir jalan raya.

Para Pedagang Buah Musiman Modif Carry Pickup, Keuntungan ini yang Mereka Rasakan
BPost Cetak
Bfocus edisi cetak Selasa (26/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - KONSEP mobile juga diusung penjual buah-buahan musiman yang saat ini banyak ditemukan di pinggir jalan raya.

Hampir di setiap sudut Kota Banjarmasin, terlihat pedagang buah musiman seperit durian, langsat, cempedak, semangka batu, buah naga dan lain-lain.

Mereka bersifat mobile karena menggunakan mobil untuk berjualan.

"Sekarang ini kan lagi musim buah langsat, saya pun berjualan jenis buah ini di beberapa titik di Landasan Ulin dan Banjarmasin," kata Agus yang ditemui saat berjualan di Jalan Pramuka Kilometer 6 Banjarmasin.

Dia pun bercerita, usai membeli langsat di daerah Mandi Angin, Kabupaten Banjar, kemudian paginya dijual di Pasar Pagi, Landasan Ulin.

Baca: Resmi! Muhammadiyah Tetapkan Jadwal 1 Ramadan 1440 Hijriyah Pada 6 Mei 2019, Hari Raya Idul Fitri?

Baca: Ashanty Ngaku Stress Liburan di Turki Bareng Aurel, Azriel, Anang Hermansyah dan Keluarga Karena Ini

Baca: Perasaan Luna Maya dan Ariel NOAH Saat Bertemu di Ultah BCL Diungkap Aming, Ada Momen Berpelukan

Baca: Tarif Sebenarnya Vanessa Angel & Avriella Shaqqila Dibayar Rian di Kasus Prostitusi Artis Terungkap

"Sekitar pukul 10.00 Wita, sisa langsat saya jual di Jalan Veteran, Sungai Gardu dan sore harinya hingga malam di Jalan Pramuka," cerita bapak dua anak ini.

Dia pun bercerita, langsat yang dijualnya sekitar tiga pikul atau 300 kilogram dengan modal Rp 2 jutaan.

Harga per kilo dijualnya Rp 8.000.

"Biasanya dua hari, langsat ini habis dijual di berbagai tempat," ceritanya.

Dia pun bercerita, mobil Carry Pick Up di modif dan ditambah terpal di atas supaya buah tidak panas dan kehujanan.

Senada, Fitri yang berjualan keripik dan teh daun bidara juga menggunakan mobil pikap biasa untuk berjualan temporer di tempat ramai, seperti Pasar Minggu di Jalan A Yani Km 7 Banjarmasin.

Menurut ibu dua anak ini, dengan berjualan mobile menggunakan pikap lebih menguntungkan karena bisa berpindah lokasi dengan cepat, jika waktu berjualan sudah habis.

Selain itu, tidak memerlukan biaya sewa tempat.

Dirinya pun bisa menjemput konsumen langsung, sehingga transaksi jual beli bisa lebih cepat.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved