Kriminalitas Regional

Pria Berinisial K Ini Ternyata Terduga Teroris Jaringan Sibolga, Polisi Pun Lakukan Ini

Polisi menangkap seorang terduga teroris berinisial K di Lampung Utara, Jumat (22/3/2019).

Pria Berinisial K Ini Ternyata Terduga Teroris Jaringan Sibolga, Polisi Pun Lakukan Ini
tribunnews.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Polisi menangkap seorang terduga teroris berinisial K di Lampung Utara, Jumat (22/3/2019).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan K diduga tergabung dalam kelompok teroris jaringan Sibolga.

"Yang ditangkap di Lampung seorang DPO. Ditangkap di Lampung Utara. Yang bersangkutan atas nama K sudah diikuti sekian lama," kata Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).

Menurut keterangan polisi, K diketahui aktif mengikuti kegiatan semi-militer yang digelar kelompok teroris di Lampung.

Dedi mengatakan, K juga merupakan anggota Jamaah Ansharut Daullah (JAD) Lampung pimpinan Ujang. Ujang telah ditangkap pascabom Surabaya tahun lalu.

Baca: Pengen Pamer Kekayaan, Nikita Mirzani Mau Melahirkan di Luar Negeri, Kan Orang Kaya

Baca: Siti Badriah Menangis Haru, Gara-gara Lagu Lagi Syantik Viral Setahun Ini

Baca: Evi Masamba Buka Suara Perihal Rumah Tangga dengan Arief Hajrianto, Sebut Ini Pada Feni Rose

K bersama beberapa rekannya disebutkan telah merencanakan penyerangan terhadap aparat keamanan.

"Sasaran amaliyah petugas kepolisian di Jawa dan sekitarnya. Itu sasaran utama," ungkapnya.

Namun, polisi masih mendalami peran K dalam kelompok teroris jaringan Sibolga tersebut.

Sebelum menangkap K, aparat awalnya menangkap P di Lampung pada Sabtu (9/3/2019). Kemudian, diikuti dengan penangkapan Husain alias AH di Sibolga, Sumatera Utara, pada Selasa (12/3/2019).

Di hari yang sama, Densus 88 menciduk AK alias Ameng dan ZP atau Ogel yang ditangkap di Sibolga.

Keesokan harinya, Rabu (13/3/2019), polisi menangkap R alias S dan M yang ditangkap di Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Kemudian, YS alias Khodijah ditangkap di Klaten, Jawa Tengah, pada Kamis (14/3/2019) sore.

Namun, YS tewas karena diduga bunuh diri dengan cara menenggak zat kimia keras. Aparat menemukan YS dalam kondisi sakit pada Senin (18/3/2019). Saat itu, ia sedang diperiksa di rutan Polda Metro Jaya, Jakarta.

Setelah itu, polisi kembali menangkap seorang terduga teroris berinisial M alias Abu Arkam, di Berau, Kalimantan Timur, Selasa (19/3/2019). Lalu, ditangkaplah K.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved