Pilpres 2019

Jelang Pemilu 2019, MUI Hanya Imbau Masyarakat Mencoblos, Tak Haramkan Golput

Menurut dia, MUI hanya mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2019, baik untuk pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.

Jelang Pemilu 2019, MUI Hanya Imbau Masyarakat Mencoblos, Tak Haramkan Golput
SERAMBINEWS.COM
Ilustrasi - Pencoblosan Pilkada 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA — Jelang Pelaksanaan Pemilu 2019 pada 17 April 2019, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Huzaimah menegaskan bahwa MUI tidak pernah menerbitkan fatwa bahwa golput atau tidak memilih dalam pemilu adalah haram.

"Tidak pernah MUI mengeluarkan fatwa (golput) haram," kata Huzaimah saat dikonfirmasi, Rabu (27/3/2019) sebagaimana dilansir dari Kompas.com.

Hal ini ditegaskan Huzaimah menanggapi sejumlah pemberitaan di media massa dan informasi di media sosial yang menyebut MUI mengharamkan golput.

Menurut dia, MUI hanya mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2019, baik untuk pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres).

"Kami hanya mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilih untuk memilih pemimpin," kata dia.

Baca: Caleg Partai Golkar Banjarbaru Dicoret dari DCT, Terbukti Bersalah Lakukan Pelanggaran Pemilu

Baca: Bawaslu Kalteng Latih Ribuan Pengawas Untuk Pantau Pemilu, Setiap TPS se-Kalteng Diawasi

Baca: Stiker Caleg PKS Sempat Beredar di MIN 13 Kabupaten Banjar, Sekolah Langsung Melakukan ini

Menurut Huzaimah, akan baik bagi demokrasi jika masyarakat berbondong-bondong menggunakan hak pilih ke TPS.

Masyarakat diimbau memilih pemimpin dengan empat syarat, yakni sidiq (jujur), amanah (tepercaya), tabligh (aspiratif dan komunikatif), dan fatonah (cerdas atau memiliki kemampuan).

"Syarat-syarat itulah yang harus jadi kriteria bagi masyarakat dalam memilih seorang pemimpin," kata dia.

(Penulis : Ihsanuddin/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "MUI Hanya Imbau Masyarakat Mencoblos, Tak Haramkan Golput"

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved