Berita Tanahlaut

Nenek Diserang Anjing di Pelaihari, Begini Penjelasan Dinkes Terkait Rabies Pada Manusia

Anjing liar yang menghebohkan warga Damit Dusun Karang Anyar Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan dibenarkan Dinas Kesehatan Tanahlaut.

Nenek Diserang Anjing di Pelaihari, Begini Penjelasan Dinkes Terkait Rabies Pada Manusia
Hanafi Relawan Tanahlaut
Nenek Pati yang luka robek di pipi dan tangan karena anjing liar ngamuk 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Anjing liar yang menghebohkan warga Damit Dusun Karang Anyar Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan dibenarkan Dinas Kesehatan Tanahlaut.

Terang Plt Kadinkes Tanahlaut, Antonius Jaka kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (27/3/2019) ada dua orang yang dirawat di RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.

"Satu laki-laki dan satu perempuan,"ujarnya.

Keduanya sudah diberi vaksin anti rabies agar jika anjing yang menggigit keduanya positif rabies maka pasien tak terjangkit.

Baca: Istri Wali Kota Ibnu Sina Dapat Jabatan Baru, Banjarmasin Bakal Terus Ikut Tiap Gelaran IFW

Baca: Kata Jokowi Saat Kampanye Pilpres 2019 di Banjarmasin, Singgung Hoaks & Kereta Api Trans Kalimantan

Baca: Live Metro TV! Jadwal Siaran Langsung Debat Keempat Pilpres 2019, Capres Jokowi vs Prabowo Sabtu Ini

"Mudah-mudahan aman saja ya kasian manusianya, yang penting rajin kontrol, tadi malam kan sudah disuntik, jadi seminggu lagi haru disuntik, kemudian 14 hari berikutnya, terus kita tunggu hasilnya anjing positif rabies atau tidak, kalau positif rabies maka harus suntik kembali di hari ke 21," jelasnya.

Tanahlaut sendiri terangnya sejak tahun 1997 tidak ada kasus rabies pada manusia. 
"Kalau gigitan ada, tapi semuanya tidak positif menularkan rabies," sebutnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved