Berita Kabupaten Banjar
Fahrus Suka Foto Di Jembatan Gantung Kayu Pulau Rusa, Ada 7 Rusa Totol Asal Istana Bogor
Di Pulau ini sementara ada sebanyak tujuh rusa totol yang diboyong dari Istana Bogor. Rusa-rusa itu menjadi penghuni perdana di pulau rusa.
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ternyata di dalam pulau rusa ada spot foto yang instagramabel. Spot foto itu adalah jembatan gantung kayu.
Jika difoto, maka akan kelihatan eksotik alamnya. Dimana jembatan tersebut menghubungkan cekungan daratan dari pulau rusa depan dan Pulau Rusa bagian belakang.
Kakan kiri di bibir pulau ini sudah dipagar besi tujuannya adalah pelindung agar rusa-rusa tidak lari dari habitatnya.
Fahrus salah stau warga di Tiwingan mengaku foto dijembatan gantung itu bagus sehingga dia mengunggahnya ke media sosialnya di instagram, Minggu (31/3/2019).
Karena itu netizen pun kagum dimana lokasi foto itu diambil. Netizen sempat mengira itu di Bandung atau di Malang. Ternyata spot foto itu berada di jembatan Gantung di Pulau Rusa.
Di Pulau ini sementara ada sebanyak tujuh rusa totol yang diboyong dari Istana Bogor. Rusa-rusa itu menjadi penghuni perdana di pulau rusa.
Baca: Andis Betah Berenang di Kolam Danau Seran, Seperti Mandi di Tengah Danau
Baca: Ayu Senang Dapat Sepeda Gunung di Acara Senam Massal Bawaslu, Ini Pesan Ketua Bawaslu Tapin
Pulau rusa merupakan satu pulau yang berada di di salah satu gugusan pulau yang berada di waduk Riam Kanan Kabupaten Banjar.
Rusa-rusa itu di masukkan dalam aeral isolasi untuk pengenalan lingkungan di pulau tersebut. Rusa-rusa asal India itu pun kemudian akan dilepasliarkan di areal pulau rusa seluas 4,5 hektar.
Pulau rusa ini tidak jauh dari dermaga waduk Riam kana . Hanya memerlukan sekitar 10 hingga 15 menit sudah bisa berlabuh di pulau rusa tersebut menggunakan perahu bermesin (kelo tok).
Pulau ini dipagari besi keliling oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, dan kedepan akan menjadi destinasi wisata baru di areal Waduk Riam Kanan.
Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris Makkie menyebutkan bahwa pulau rusa kedepan akan dikembangkan oleh dinas kehutanan Provinsi Kalsel.
Hal ini nantinya diciptakan untuk bisa menambah hasanah wisata baru yang bisa menarik penujung wisatawan. "Kita kedepan sudah tidak lagi bisa mengandalkan kekayaan alam sektor batubara," katanya.
Baca: LIVE Streaming RCTI! Siaran Langsung Liverpool vs Tottenham Hotspurs di Liga Inggris Malam Ini
Baca: Pendapat Ustadz Abdul Somad Soal PUBG yang Diharamkan MUI, Menpora Imam Nahrawi Membela?
Namun kedepan, sambungnya, sektor pariwisatalah yang diandalkan. "Nah sektor seperti pulau rusa ini lah bisa menambah penghasilan kedepannya.Tentu dengan formulasi aturan dan penataan yang bagus dari sisi fasilitasnya, dan kedepan akan diperbagus, " kata Abdul Haris.
Adapun Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan bahwa ada sebanyak tujuh rusa totol tersebut yang diboyong dari istana Bogor langsung.
"Sementara ini kami fasilitas akan diperbaiki bertahap. Untuk pagar akan selesai dua minggu kedepan. Sehingga kalau dilepas tidak bisa kabur rusa Tutulnya," kata Hanif.