Berita Banjarmasin

Mendadak Pulang Kampung, Ini Penyebab 50 Warga Negara Korea Selatan Tinggalkan Kalimantan Selatan

Warga negara Korea Selatan di Kalimantan Selatan mendadak berkurang. Dari data bulan Februari ada sekitar 94 orang kini ternyata

Mendadak Pulang Kampung, Ini Penyebab 50 Warga Negara Korea Selatan Tinggalkan Kalimantan Selatan
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Kantor Imigrasi Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Warga negara Korea Selatan di Kalimantan Selatan mendadak berkurang.

Dari data bulan Februari ada sekitar 94 orang kini ternyata sudah berkurang menjadi 44 orang.

"Hal ini terjadi karena ada proyek pembangkit listrik di Kabupaten Tabalong yang sudah selesai tahap konstrusinya dan kemudian proyek tersebut diserahkan operasionalisasinya kepada perusahaan dalam negeri sehingga para TKA tersebut pulang ke negaranya," ucap Kepala Divisi Keimigrasian Kalsel, Dodi Karnida, Minggu (31/3).

Dia mengatakan berdasarkan data Subsistem Izin Tinggal Keimigrasian Divisi Keimigrasian Kalimantan Selatan, ternyata sejumlah 445 orang WNA yang memiliki izin tinggal di Kalimantan Selatan ini datang dari berbagai belahan benua.

Baca: Gestur Lia Ladysta Ungkap Alasan Nyinyiri Syahrini & Reino Barack, Sosok Ini Beber Fakta

Baca: Doa Ustadz Abdul Somad & Ustadz Adi Hidayat ke Ani Yudhoyono, AHY Ungkap Kondisi Terkini Istri SBY

Dari Benua Amerika ada WN Amerika, Argentina, Guyana. Dari Benua Afrika ada WN Mesir, Maroko dan Somalia sedangkan dari Benua Australia ada WN Australia dan Selandia Baru.

Dari Benua Eropa selain WN Inggris, ada juga WN Belanda, Jerman dan Hongaria dan yang terbanyak tentu saja berasal dari Benua Asia yaitu ada WN RRT, Myanmar, Filipina dan lain-lain bahkan dari negara yang sedang berkonflik yaitu dari Iraq dan Yaman juga ada.

Hal itu diketahui dan disampaikan Dodi berdasar data pada Sistim Informasi Keimigrasian (SIMKIM) tertanggal 29 Maret 2019.

“Mereka berasal dari 37 negara sedangkan yang terbanyak adalah WN RRT sejumlah 220 orang, Korea Selatan 44 orang, Malaysia 35 orang, Thailand 24 orang, Malaysia 33 orang dan India 15 orang sedangkan sisanya WNA dari negara-negara lain masing-masing 1 sampai 9 orang. Jika disusun berdasarkan jenis kelamin, laki-laki = 401 orang dan perempuan = 44 orang sedangkan profesi terbanyak adalah tenaga ahli = 175 orang, TKA Bidang Perindustrian = 47 orang, pelajar/mahasiswa = 41 orang, TKA Bidang Konstruksi dan Bangunan = 36 orang," katanya.

Dari jumlah 445 orang WNA itu, terbanyak tentu berada di wilayah kerja Kanim Banjarmasin yang meliputi 2 kota dan 9 kabupaten karena di wilayah kerja Kanim Batulicin yang meliputi Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu hanya terdapat 52 orang WNA masing-masing Australia = 1, RRT = 15, Filipina = 2, Hongaria = 1, India = 1, Korea Selatan = 2, Malaysia = 11, Singapura =2 dan Thailand = 17 orang.

“Adapun menjelang Pemilu tanggal 17 April nanti, keberadaan WNA di Kalimantan Selatan ini sampai saat ini kami kira cukup terkendali dan semoga demikian seterusnya khususnya menjelang Pemungutan Suara nanti," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved