Bumi Murakata

Bupati Hulu Sungai Tengah Ucapkan Selamat Harlah Ke-96 Nahdlatul Ulama

Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan, Ainur Rafiq, mengucapkan selamat lahirnya Nahdlatul Ulama

Bupati Hulu Sungai Tengah Ucapkan Selamat Harlah Ke-96 Nahdlatul Ulama
Humas Pemkab HST
Peringatan hari lahirnya lembaga keislaman terbesar di Indonesia yang dilaksanakan pengurus Cabang Nahdatul Ulama (NU) HST, di Gedung Murakata Barabai,Sabtu (30/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan, Ainur Rafiq, mengucapkan selamat lahirnya Nahdlatul Ulama (NU) ke-96 dalam acara peringatan hari lahirnya lembaga keislaman terbesar di Indonesia yang dilaksanakan pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) HST, di Gedung Murakata Barabai,Sabtu (30/3/2019).

Ainur Rafiq mengatakan Kegiatan Harlah NU ke-96 merupakan ajang silaturrahmi dan memupuk kebersamaan serta terjalin hubungan yang harmonis antara umara dan ulama.

"Ulama dan umara sinergi dalam mengayomi masyarakat khususnya di Bumi Murakata," katanya

Lebih dari itu, Ainur Rafiq mengapresiasi harlah NU ke-96 yang dikemas dalam dialog diharapkan dapat bermanfaat dalam menambah wawasan keilmuan baik dari segi keislaman, kebangsaan dan kerakyatan," ujarnya.

Dialog kebangsaan yang di gagas Cabang NU HST menghadirkan Habib Umar bin Husein Assegaf dari Majalaya Jawa Barat dengan tema Merawat Kebersamaan Umat dan menjaga ukhuwah Islamiyyah, Wathaniyyah, Basyariyyah.

Peringatan hari lahirnya lembaga keislaman terbesar di Indonesia yang dilaksanakan pengurus Cabang Nahdatul Ulama (NU) HST, di Gedung Murakata Barabai,Sabtu (30/3/2019).
Peringatan hari lahirnya lembaga keislaman terbesar di Indonesia yang dilaksanakan pengurus Cabang Nahdatul Ulama (NU) HST, di Gedung Murakata Barabai,Sabtu (30/3/2019). (Humas Pemkab HST)

Turut hadir asisten bidang pemerintahan, kapolres HST, para Ulama, ketua Pengurus Wilayah NU kalsel H.Haris Makki, perwakilan pondok Pasantren, para pengurus Cabang dan ranting NU Se kabupaten HST.

Sementara Ketua Wilayah Tanfiziah NU Kalsel, Haris Makkie, sekaligus Sekda Prov Kalsel mengatakan dialog kebangsaan sengaja digelar dalam rangka membuka wawasan kepada umat agar memahami dan saling menjaga ukhuwah Islamiah, wathaniah dan basyariah.

"Warga nahdiyyin dan nahdiyyat agar tidak menempuh jalur kekerasan dalam mempertahankan NKRI, namun yang terpenting bisa berjuang dalam mengisi kekuasaan baik eksekutif maupun legislatif hal tersebut sesuai dengan konstitusi kita," ujar Haris mengingatkan

Ketua NU HST, Muhammad Nawawi Hasan, juga mengingatkan warga NU agar berhati hati karena sekarang sudah banyak masuk ke Indonesia berbagai aliran yang akan memecah belah NKRI seperti Syiah, ISIS, HTI. (AOL)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved