Berita Kotabaru

Polisi Tangkap Pemilik Pangkalan Elpiji, Gara-gara Melanggar Aturan ini

Satu pelaku dugaan penyalahgunaan atau perdagangan tabung gas LPG 3 kg, diringkus polisi.

Polisi Tangkap Pemilik Pangkalan Elpiji, Gara-gara Melanggar Aturan ini
polres kotabaru
Barang bukti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Satu pelaku dugaan penyalahgunaan atau perdagangan tabung gas LPG 3 kg, diringkus polisi.

Peristiwa tersebut terjadi pda Sabtu (30/3/19) sekitar pukul 11.30 wita, tepatnya di Jalan Raya Stagen Kecamatan Pulau Laut Utara kabupten Kotabaru depan Terminal Stagen, Kotabaru.

Pelaku usaha dilarang memperdagangkan barang yang tidak memenuhi atau tidak sesuai standar yang dipersyaratkan dan ketentuan perundang-undangan.

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 62 Ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf a UU RI No 08 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Adalah Siswoyo (51) warga Jalan Raya Stagen Rt 4 Desa Stagen Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru.

Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.

Peristiwa tersebut, setelah masuknya informasi dari masyarakat, selanjutnya anggota kepolisian Polres Kotabaru menindaklanjuti informasi dari masyarakat tentang adanya pangkalan gas LPG 3 Kg yang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET).

Bahkan, penjualannya tidak tepat sasaran.

Baca: Foto Vanessa Angel Berhijab Dipajang Bibi Ardiansyah, Lakukan Ini ke Tersangka Prostitusi Artis itu

Baca: Kemarahan Sule Hingga Bikin Karyawannya Menangis, Ayah Rizky Febian Sampai Lakukan Ini Luapkan Emosi

Baca: Jelang Pilpres, Sosok Budiono Viral di Medsos Gara-gara Mirip Jokowi, Berharap Reog Diperhatikan

Baca: Dipindahkan ke Rumah Baru, Vanessa Angel Dapat Perlakuan Khusus, Tak Boleh Sembarangan Besuk

Baca: Disindir Jessica Iskandar: Masih Bau-bau Ranjang Pengantin Nih!, Syahrini Hanya Senyum-senyum Genit

Menindaklanjuti hal tersebut, anggota Kepolisian Polres Kotabaru menemukan 70 tabung dengan menggunakan 1 unit Mobil Pikap merk Mitsubishi type L300 warna Kuning bernopol Polisi Da 8457 GC.

"Setelah ditanyakan kepada seorang saksi Muhammad Yusuf, LPG 3 Kg tersebut dibeli dari pangkalan LPG 3 Kg dari Kios berkah," kata Kasat Reskrim Polres Kotabaru AKP Suria Miftah Irawan SIK, Senin (1/4/19).

Dia mengatakan pelaku atas nama Siswoyo, dibawa ke Mapolres Kotabaru.
Selanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pelaku menjualnya dengan harga Rp 25.000 pertabung.

Padahal, HETnya hanya seharga Rp 23.650.

"Dari keterangan yang kami dapat, berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Agen LPG 3 Kg Pangkalan, pangkalan Kios berkah seharusnya menjual LPG tersebut kepada pengguna rumah tangga dan Usaha Kecil menengah (UKM) atau dalam hal ini kepada orang yang sebagai pengguna akhir, bukan kepada orang yang mengusahakan atau menjual kembali LPG 3 Kg tersebut," katanya.

Menurut Suria Miftah, pengakuan pelaku sudah melakukannya sejak September 2018.

Berdasarkan aksi tersebut, pelaku diproses hukum lebih lanjut.

"Barang bukti yang diamankan yakni 1 unit mobil Pikap merk Mitsubishi type L 300 warna kuning variasi hijau dengan Nomor Polisi DA 8457 GC, 70 unit tabung gas dan uang sebesar Rp 1.750.000 serta surat perjanjian Kerjasama Agen LPG 3 Kg PT HARMIYANI JAILANI dan Pangkalan LPG 3 Kg Kios Berkah," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved