B Focus Urban Life

Warga Desa Loktamu Sempat Girang Saat Pabrik Menjalani Uji Coba, ini Kata Kepala Desa

KEBERADAAN pabrik wood pallet di Desa Loktamu sejak awal pembangunannya pada 2013 silam telah melambungkan asa warga setempat dan warga sekitar.

Warga Desa Loktamu Sempat Girang Saat Pabrik Menjalani Uji Coba, ini Kata Kepala Desa
BPost Cetak
B Focus edisi cetak Senin (1/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - KEBERADAAN pabrik wood pallet di Desa Loktamu sejak awal pembangunannya pada 2013 silam telah melambungkan asa warga setempat dan warga sekitar.

Namun asa itu pupus seiring tak kunjung beroperasinya pabrik tersebut.

Penuturan beberapa warga Loktamu, mereka sempat girang ketika pabrik itu mulai menjalani uji coba produksi sekitar pertengahan 2016 lalu.

Bahan baku kayu juga telah dipasok dalam jumlah banyak.

Tapi kemudian lapuk karena aktivitas pabrik tak berlanjut.

"Kami sangat berharap pabrik cepat beroperasi supaya kami bisa ikut bekerja. Setidaknya kami berharap bisa ikut memasok atau menjual bahan baku berupa kayu," ucap beberapa warga Loktamu, Jumat (29/3).

Baca: Fakta Aneh Putusnya Billy Syahputra dan Hilda Vitria Dibongkar Roy Kiyoshi, Eks Kriss Hatta Korban?

Baca: Penyebab Rumah Tangga Syahrini dan Reino Barack Bisa Hancur Diungkap Sosok Ini, Berkaitan Luna Maya?

Baca: Makna Dibalik Gaya Busana Capres Saat Debat Pilpres 2019, Jokowi Ala Pekerja, Prabowo Tegas!

Baca: Undangan Resepsi Pernikahan Syahrini & Reino Barack untuk yang Sering Nyinyir, Luna Maya di Daftar?

Kepala Desa Loktamu, Dede Sudiyono mengharapkan, kelak ketika pabrik wood pallet dioperasionalkan, pemerintahan desanya dilibatkan.

Dengan begitu pihaknya bisa turut memberdayakan warga terutama menyangkut penyediaan tenaga kerja.

"Soalnya selama ini kami tak dilibatkan. Bahkan dulu ketika ada perekrutan tenaga operator pabrik wood pallet yang hingga dilatih ke Korea, tak ada satu pun warga kami yang diambil. Semuanya orang dari luar," keluh Dede.

Padahal sejak awal pembangunan pabrik tersebut, pemerintahan desanya yang penuh cucuran peluh.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved