Berita HSS

Bangun Kesiangan, Misrun Peserta UNBK dari SMAN 3 Kandangan Ini Dijemput Wali Kelasnya ke Kost

Hari kedua Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 3 Kandangan, masih diwarnai dengan terlambatnya sejumlah siswa.

Bangun Kesiangan, Misrun Peserta UNBK dari SMAN 3 Kandangan Ini Dijemput Wali Kelasnya ke Kost
banjarmasinpost.co.id/hanani
Siswa peserta UNBK di SMAN 3 Kandangan, sarapan bersama dengan menu kue tradisional dan teh hangat yang disediakan pihak sekolah, Sealasa (2/4/2019. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Hari kedua Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 3 Kandangan, masih diwarnai dengan terlambatnya sejumlah siswa.

Selain karena jarak rumah dengan sekolah yang cukup jauh karena tak ngekos, juga akibat bangun tidur kesiangan. Siswa peserta UN yang bangun kesiangan adalah Misrun (17). Dia tinggal sendiri di rumah Kos, kawasaan Bilui Kandangan, Hulu Sungai Selatan.

Menurut keterangan Raida, wali kelasnya seperti biasa, sebelum pukul 07.30, waktu pelaksanaan ujian, masing-masing guru kelas mengingatkan siswanya agar tak terlambat datang ke sekolah melalui telepon. Namun, hampir pukul 07.30 tak datang dan ditelepon tak menjawab, Raida berinisiatif menjemput Misrun ke kosnya.

"Ternyata dia bangun kesiangan. Alasannya tak ada yang membangunkan,"kata Raida.

Dijelaskan, Misrun merupakan siswa dari Paramasan, Kabupaten Banjar. Dia memilih sekolah di SMAN 3 Kandangan, karena jarak sekolah terdekat di Kabupaten HSS tersebut, yang berbatasan dengan Kecamatan Loksado.

Baca: Deretan 26 Kata Mutiara Terbaik Selamat Isra Miraj 2019, Ucapan Isra Mi’raj Inggris & Indonesia

Baca: Isra Miraj 2019, Inilah Doa-doa dan Amalan Cocok Dibaca Malam Isra Mi’raj 27 Rajab 1440 Hijriyah

Baca: UNBK di SMA Martapura Dilaksanakan Tiga Sesi, ini Penyebabnya

"Untuk kasus seperti ini kami harus memberi toleransi, karena latar belakang siswa siswi kami berbeda dengan sekolah lain. Di sekolah lain, ekonomi orang tua mereka sudah mapan, dan berpendidikan sehingga anak mungkin lebih gampang diajari disiplin dan memahami pentingnya UN,"kata Humas SMAN 3 Kandangan, Tati Hartati.

Dijelaskan, para guru sudah sering mengajarkan displin di sekolah, namun karena mereka hidup sendirian di rumah kost, tak ada yang mengawasi anak didik di luar sekolah.

Diakui, keterlambatan beberapa siswa tak hanya masalah jarak. Tapi juga tanggung jawab mereka membantu orangtua bekerja. Seperti ada peserta UN dari Kandangan, yang tiap subuh membantu orang tua mereka ke pasar berdagang sayur. Padahal, UN dimulai pukul 07.30 wita.

Di SMAN 3 Kandangan, mayoritas siswa dari golongan ekonomi belum sejahtera. Khusus peserta UN ada 107 orang. Untuk itu, para guru pun memberikan perlakuan khusus, jangan sampai mereka putus sekolah, dan harus belajar sampai lulus di tengah keterbatasan tersebut.

Baca: UNBK di SMA Martapura Dilaksanakan Tiga Sesi, ini Penyebabnya

"Ada rasa iba juga kepada mereka, karena sebelum berangkat sekolah membantu orangtua dulu. Bahkan, sorenya juga mereka harus bekerja di sawah atau ladang. Pendekatan pun kami lakukan sebelum ujian nasional ini dengan mengundang mereka ke sekolah, meminta pengertian para orangtua agar mendukung anaknya fokus ke UN. Kami juga mengajaak orang tua dan siswa salat hajat dan doa bersama bagi yang muslim, beberapa hari sebelum pelaksanaan UN,"kata Tati.

Sementara satu siswa peserta UN , yang tinggal di areal tambang PT Antang Gunung Meratus, kawasan Tambak Pipi'i, Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Aminahmemilih tidak kos. Namun, selama UN dia menginap di rumah family, di Kota Rantau, karena lebih dekat dengan Kandangan HSS ketimbang dari desanya langsung ke Kandangan.

"Apalagi kalau hujan, jalannya sulit dilewati sepeda motor karena licin, menanjak dan berbatu-batu,"tutur Aminah, ditemui usai mengikuti UN sesi pertama di hari kedua.

Selama UN, Aminah menyatakan bolak balik Rantau-Kandangan, karea tak dibolehkan orangtuanya kost. Jarak Rantau-Kandangan sekitar 25 kilometer. Aminah mengakui, hari ini sedikit terlambat, karena Selasa pagi Rantau maupun Kandangan diguyur hujan deras. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved