Berita Banjarmasin

Pemerintah Kalsel Targetkan Serap Beras Petani di Banua Sebanyak 22 Ribu Ton Tahun 2019

Pemerintah termasuk di Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Perum Bulog dipastikan masih membuka lebar pintu penyerapan beras petani lokal di Banua.

Pemerintah Kalsel Targetkan Serap Beras Petani di Banua Sebanyak 22 Ribu Ton Tahun 2019
banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, H Suparno 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah termasuk di Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Perum Bulog dipastikan masih membuka lebar pintu penyerapan beras dari petani lokal di Banua.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, H Suparno Pemerintah menargetkan menyerap 22 ribu ton beras dari petani Tahun 2019.

Hingga akhir Bulan Maret 2019, H Suparno mengakui penyerapan beras petani lokal masih minimal kurang lebih lima persen dari target tersebut.

Baca: Deretan 26 Kata Mutiara Terbaik Selamat Isra Miraj 2019, Ucapan Isra Mi’raj Inggris & Indonesia

Belum tibanya masa puncak panen beras di Kalsel dan cuaca ekstrim beberapa waktu belakangan dinilai menjadi salah satu faktor masih rendahnya penyerapan beras oleh Pemerintah di Kalsel.

Namun Walau demikian, H Suparno himbau para petani lokal khususnya penghasil beras kelas medium untuk juga menjual berasnya kepada Bulog.

"Menjual ke Bulog itu untung bagi petani, karena yang diserap itu beras medium yang dibeli Bulog dengan harga Rp 8.300 perkilogram. Padahal umumnya kan cuma Rp 7.300 perkilogram, nah ini di subsidi Pemerintah," kata H Suparno.

Baca: Raih 2 Emas 1 Perak, Pemanah Yatim Piatu Asal Tabalong Jadi Bintang Hari Pertama Popda Kalsel 2019

Bahkan menurutnya menjual ke tempat lain cukup banyak harga beras medium petani yang dihargai di bawah Rp 8.000 perkilogram.

Tahun 2019, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Kembali menjalankan berbagai program mengacu pada dua prinsip yaitu Kemandirian Pangan dan Keanekaragaman Pangan.

Juga menjadi program secara nasional, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel terus mengupayakan peningkatan Keanekaragaman Pangan dengan sedikit demi sedikit menurunkan konsumsi beras masyarakat.

Dijelaskan H Suparno, pada Tahun 2018, konsumsi beras masyarakat di Kalsel berada di angka 97 kg perkapita pertahun.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved