Berita Banjarbaru

408 Pemilih Terekam di Lapas Banjarbaru, Panitia Pemilu 2019 Siapkan Dua TPS

KPU Banjarbaru sudah merekam sebanyak 408 pemilih yang potensial masuk dalam pemilih tetap baru (DPTb) yang akan mencoblos di Pemilu 2019.

408 Pemilih Terekam di Lapas Banjarbaru, Panitia Pemilu 2019 Siapkan Dua TPS
banjarmasin post group/nia kurniawan
Ratusan petugas gabungan bersiap melakukan penggeledahan dan menyisir tiap blok di Lapas Banjarbaru, Kamis (14/2/2019) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - KPU Banjarbaru sudah merekam sebanyak 408 pemilih yang potensial masuk dalam pemilih tetap baru (DPTb) yang akan mencoblos di Pemilu 2019.

Ketua KPU Banjarbaru Hegar Wahyu Hidayat, kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (3/4/2019) menjelaskankan bahwa jumlah bisa bertambah dan berkurang karena bisa saja keluar bebas dan ada baru masuk sebagai warga binaa.

Namun yang dilaporkan masuk dalam DPTB.

Hingga sementara ini, terdata ada sebanyak 408 pemilih di mana ada sebanyak 388 pemilih pria dan hanya 20 pemilih perempuan.

Dijelaskan Hegar Mereka sudah didata dengan dimintakan identitasnya sebagai pembuktian, dan tercantum sebagai daftar pemilih.

Baca: Ruas Jalan di Kecamatan Juai dan Halong yang Sempat Terendam Banjir Sudah Bisa Dilintasi

"Untuk persiapan di lapas sudah bagus ja. Kami sudah membentuk KPPS di 2 TPS lapas. Beberapa waktu yang lalu kami juga sudah melakukan sosialisasi pemilu 2019 ke warga binaan lapas," kata Hegar sapaannya.

Diurai dia, sementara untuk warga di luar Kota Banjarbaru, khususnya yang terdaftar dan mempunyai identitas yang sudah valid, KPU Banjarbaru sendiri sudah membuatkan A5 sebagai metode pindah memilih untuk sebagian penghuni lapas.

“Selain dengan A5 untuk yang wilayah luar Kota Banjarbaru, mereka juga akan kita buatkan TPS Khusus dilapas tersebut,” ujarnya.

Bagaimana jika masih belum ada yang terekam NIK dan KTP, proses diteruskan untuk pelaporan yang memiliki identitas.

Baca: Cuplikan Gol & Hasil Akhir Persebaya vs Madura United di Piala Presiden 2019, Skor Akhir 1-0

"Banyak napi yang masih tidak memiliki identitas yang valid, namun kita sudah memintakan kepada pihak lapas, mungkin saja ada keluarga penghuni lapas yang memegang KK dan KTPnya, itu sudah diusahakan pihak lapas sudah semaksimal mungkin,” Hegar Wahyu Hidayat.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved