Berita Banjarbaru

Rumah Kaca Kebun Raya Banua di Banjarbaru Kembangkan 30 Jenis Tanaman Obat-obatan

Bangunan rumah kaca berdekatan dengan gedung konservatorium dan gedung herbarium yang dibangun di atas lahan seluas 600 m2.

Rumah Kaca Kebun Raya Banua di Banjarbaru Kembangkan 30 Jenis Tanaman Obat-obatan
Istimewa/Kepala UPT Kebun Raya Banua Agung Sriono
Rumah Kaca Kebun Raya Banua merupakan gedung keempat yang dibangun di kawasan Kebun Raya Banua. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Kebun Raya Banua di kawasan Perkantoran Banjarbaru, selain mengembangkan lokasi yang banyak spot foto menarik juga ternyata mengembangkan ke ranah edukasi.

Seperti yang dibangun rumah kaca. Rumah Kaca Kebun Raya Banua merupakan gedung keempat yang dibangun di kawasan Kebun Raya Banua.

Bangunan rumah kaca berdekatan dengan gedung konservatorium dan gedung herbarium yang dibangun di atas lahan seluas 600 m2 dengan luas bangunan 330,5 m2 dan tinggi bangunan 7 m.

Rumah kaca dibangun dengan mayoritas bangunan ditutupi oleh kaca, kaca yang digunakan bekerja sebagai medium transmisi untuk menangkap energi di dalam rumah kaca yang dapat memanaskan tumbuhan dan tanah di dalam bangunan.

Dijelaskan Kepala UPT Kebun Raya Banua, Agung Sriono, bahwa rumah kaca tujuannya melindungi tanaman dari panas dan dingin yang berlebihan, melindungi tanaman dan menolong mencegah hama. Pengontrolan cahaya dan suhu dapat mengubah tanah tak subur menjadi subur.

Baca: Warga Batola Gagal Pasok 10 Gram Sabu ke HSS, Dicegat Anggota Polres HSS di Bundaran Hamalau

"Pembangunan rumah kaca selesai pada pada tahun 2017, selain bangunan rumah kaca sendiri juga dilengkapi dengan kantor pengelola rumah kaca dan juga teras atap untuk mempercantik bangunan," kata Agung Sriono.

Dijelaskannya, rumah kaca Kebun Raya Banua diperuntukkan khusus untuk tanaman-tanaman berpotensi obat milik Kebun Raya Banua, tujuannya adalah untuk menunjukkan kepada para pengunjung tentang kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia secara umum dan Kalimantan Selatan secara khusus.

" Adapun koleksi tanaman berpotensi obat yang ada di rumah kaca adalah sebagai berikut 30 jenis obat. Dan ini bisa juga dipakai wahana edukasi bagi siswa dan siswi atau umum," kata Agung Sriono.

Seperti diketahui, Kebun Raya secara umum, berdiri Di areal Luasan sekitar 100 Hektar are (SK Gubernur No. 188.44/0131/ KUM/2013) ini berbagai tumbuhan dikembangkan.

Menurut Agung Sriono, Koleksi Tumbuhan saat ini, yang tertanam di anggrek dan non anggrek di pembibitan (berjumlah ±7000 spesimen).

Adapun Koleksi tumbuhan tertanam di zona koleksi (234 Jenis, ±1528 spesimen).

Baca: KPU Kota Banjarmasin Tegaskan Penitipan Logististik Sudah Dapatkan Izin Manajemen Kampus

Tumbuhan tertanam non koleksi (kategori pengarah, penghijauan, peneduh, pioneer serta tanaman ornamen, ±4260 spesimen).

Sejak dicanangkan hingga awal tahun 2019, beberapa hasil kegiatan yang dapat disajikan.

Salah satu warga, Subhan mengaku baru mengetahui soal adanya rumah kaca. "Oh ternyata tempat pengembangan tanaman yang bisa digunakan obat di lokasi itu," kata Subhan. (banjarmasinpost.co.id /Lis).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved