Serambi Ummah

Niat Qadha Puasa Ramadhan Digabung Bacaan Puasa Sya'ban, Boleh kah? Ini Penjelasannya

Niat Qadha Puasa Ramadhan Digabung Bacaan Puasa Sya'ban, Boleh kah? Ini Penjelasannya

Niat Qadha Puasa Ramadhan Digabung Bacaan Puasa Sya'ban, Boleh kah? Ini Penjelasannya
NU Online
Iluastrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Niat Qadha puasa Ramadhan digabung dengan bacaan puasa Sya'ban, boleh kah? ini penjelasannya.

Bulan Sya'ban 2019 akan jatuh pada tanggal 7 April beberapa hari lagi. Pada bulan ke-8 Hijriyah ini, umat muslim bisa melaksanakan puasa sya'ban.

Puasa sya'ban tak jarang digabungkan dengan puasa Qadha Ramadhan atau membayar hutang puasa yang tidak terlaksana sebelumnya.

Dengan kata lain, selain niat untuk berpuasa sunnah juga niat qadha puasa Ramadhan (yang hukumnya wajib). Hal ini dalam istilah fiqih disebut sebagai at-tasyriik fin niyyah (mengkombinasikan niyat) seperti dikutip Banjarmasinpost.co.id dari laman Nahdlatul Ulama Online, Kamis (4/4/2019).

Baca: Video Reino Barack Suami Syahrini Soal Umbar Cinta Dibahas Feni Rose, Singgung Cincin Berlian

Baca: Balasan Gading Marten Tentang Gempita Saat Gisella Anastasia dan Wijaya Saputra Berlibur di Thailand

Baca: Istri Irwan Mussry, Maia Estianty Bagikan Foto Al El Dul, Ada Kisah Ahmad Dhani & Mulan?

Baca: Perilaku Syahrini, Istri Reino Barack Eks Luna Maya Diprotes Komunitas Ini, Lucinta Luna Disebut

Lalu bolehkah hal tersebut dilakukan?

Dalam permasalahan penggabungan niat antara yang fardlu dan yang sunnah dalam satu ibadah, Imam Suyuthi dalam kitabnya al-Asbah wan Nadhair membagi dalam empat kriteria seperti dikuti laman NU

1) sah kedua-keduanya baik yang fardhu dan yang sunnah.

2) sah bagi ibadah fardhunya saja, tidak untuk ibadah sunnahnya.

3) sah bagi ibadah sunnahnya saja, tidak untuk ibadah fardhunya.

4) tidak sah kedua-duanya.

Halaman
1234
Penulis: Noor Masrida
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved