Berita Banjarbaru

Penjara 6 Bulan dan Denda Rp50 juta Tak Mempan, Warga Tetap Buang Sampah di Luar TPS

Peraturan daerah (Perda) No 32 tahun 2011 tentang Pengelolaan Kebersihan di Kota Banjarbaru masih belum berjalan dengan maksimal.

Penjara 6 Bulan dan Denda Rp50 juta Tak Mempan, Warga Tetap Buang Sampah di Luar TPS
banjarmasinpost.co.id/aprianto
TPS liar yang ditutup oleh Bidang Persampahan di kawasan jalan Trikora. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU-Peraturan daerah (Perda) No 32 tahun 2011 tentang Pengelolaan Kebersihan di Kota Banjarbaru masih belum berjalan dengan maksimal.

Masih ada masyarakat yang belum tertib membuang sampah di luar dari tempat pembuangan sampah (TPS) resmi. Bahkan, ada yang membuang sampah di TPS liar.

Meski di tiap TPS ada plang perda larangan itu, namun masih ada warga yang masih belum sadar untuk membuang sampah di TPS.

Baca: Video Reino Barack Suami Syahrini Soal Umbar Cinta Dibahas Feni Rose, Singgung Cincin Berlian

Baca: Niat Qadha Puasa Ramadhan Digabung Bacaan Puasa Syaban, Boleh kah? Ini Penjelasannya

Baca: Banjarmasin Menuju Kota Layak Anak, Libatkan 87 Instansi dan Lembaga untuk Konvensi Hak Anak 

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Spanyol 2019 Pekan 39, Barcelona vs Atletico Madrid, Real Madrid Main

Baca: Daarut Tauhid Peduli Kalsel Gelar Seminar Bentuk Keluaga Qurani, Hadirkan Bunda Astri Ivo

Padahal sudah jelas tertulis pada Perda No 32 tahun 2011 pasal 18 tentang Pengelolaan Kebersihan terdapat regulasi yang mengatur soal ketentuan bagaimana persampahan di Banjarbaru.

Disebutkan di Perda, bahwa membuang sampah di TPS hanya boleh dilakukan pada pukul 18.00-06.00 Wita. Namun di sejumlah tempat masih ada warga yang membuang sampah diluar jam itu.

Padahal sudah ada ketentuan pidananya dengan ancaman maksimalnya enam bulan pidana atau denda maksimal Rp 50 juta.

Kepala Satpol PP Banjarbaru Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal Yanto Hidayat mengatakan bahwa pihaknya siap melakukan penindakan perda kebersihan itu kalau memang ada yang terbukti warga melanggarnya.

Namun pihaknya sejauh ini masih belum ada instruksi atau koordinasi dengan pihak terkait dengan adanya pelanggaran perda kebersihan itu.

"Pada intinya, satpol pp sangat siap bila memang diperlukan untuk melakukan penindakan perda kebersihan," tegasnya, Kamis, (4/4).

Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru Erwan Rudiansyah mengakui bahwa kesadaran masyarakat membuang sampah masih kurang

"Masih banyak ditemukan TPS liar. Banyak warga membuang sampah sembarangan. Bahkan, di TPS saja, masih banyak yang membuang sampah di luar kotak sampahnya," katanya.

Pihaknya berharap masyarakat di Banjarbaru bisa semakin sadar untuk bisa membuang sampah dengan sebaik mungkin. Sesuai dengan lokasi TPS yang ada.

Terkait dengan perda kebersihan, dikatakan bahwa pihaknya sudah melakukan sosialiasi bahkan ditiap TPA sudah ada plang terkait dengan perda itu.

Baca: Keinginan Gomes de Oliviera Jelang Kalteng Putra vs Arema FC di Leg 2 Piala Presiden 2019

Baca: Ini Niat Puasa Sunnah & Keutamaan Bulan Syaban 2019 yang Jatuh Pada 7 April Mendatang

"Kita terus melakukan sosialiasi. Bahkan, di tiap TPS sudah ada papan pengumuman terkait dengan perda dan larangan hingga sanksinya," ujarnya.

Terkait dengan sanksi dan penindakan, disebutkannya merupakan kewenangan dari pihak penegak perda dalam hal ini Satuan Polisi pamong praja (Satpol PP) Banjarbaru. (banjarmasinpost.co.id/aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved