Berita Banjarbaru

Jaringan Listrik di TPA Banjarbakula Bermasalah, Operasional TPA Terpaksa Pakai Genset

kendala persoalan instalasi listrik di TPA Banjarbakula. Hal itu menurut PLN karena adanya standar yang masih perlu penyesuaian.

Jaringan Listrik di TPA Banjarbakula Bermasalah, Operasional TPA Terpaksa Pakai Genset
(banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)
TPA Banjarbarubakula telah beroperasi. Namun, jaringan listrik masih bermasalah, Jumat (5/4/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID,  BANJARBARU - Terungkap sudah apa yang menjadi kendala persoalan instalasi listrik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banjarbakula. Hal itu menurut PLN karena adanya standar yang masih perlu penyesuaian.

Manager Bagian Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan, PLN UP3 Banjarmasin, Presley Silaen, Jumat (5/4/2019) kepada banjarmasinpost.co.id menjelaskan bahwa Jaringan itu yang bangun adalah Pengelola dan PLN hanya sistem serah terima operasi.

"Jadi yang bangun jaringan itu mereka. Berdasarkan standar PLN. Jika standarnya PLN berarti yang mengawasinya PLN, konstruksi segala macamnya material. Pada saat itu dibangun mereka, kita pararel melakukan pengawasan. Nah sampai sekarang kontruksi yang mereka bangun belum standar PLN. Nah bagaimana kita mau menyambung," urai Presley Silaen.

Karena itu, sambungnya, pihak PLN menyarankan kepada unsher tolong jaringan itu diperbaiki dan sesuaikan.

Baca: Hasil Kalteng Putra vs Arema FC Piala Presiden 2019, Skor 0-3 Babak Pertama, Live Streaming Indosiar

Baca: Istri AHY, Annisa Pohan Ungkap Kondisi Medis Istri SBY, Usai Curhat Pilu Ani Yudhoyono Soal Senyum

Baca: Panasonic Perkenalkan Refigerator PrimeFresh Freezing, Daging Tetap Segar Hingga 7 Hari

Baca: Gading Marten & Sophia Latjuta Bicara Pendamping Hidup, Eks Gisella Anastasia Disepakati Yuni Shara

"Kalau cuma memberikan kwh meter gampang. Cuma nanti kalau dinyalakan. Kalau ada kendala kemudian hari, terus Pemeliharaan itu itu akan ribet. Karena itu pola STO bukan PLN yang menerima. Itu pihak owner atau usher jika ada kendala," lontarnya.

Ketika ada pemeriksaan, sambungnya, misalnya ternyata tiangnya cuma ditanamkan sedalam tiga senti. Tiba tiba roboh.

" Ketika dilihat berkas administrasinya pengawasnya PLN. Tentu akan kena PLN ketika diperiksa Ini kok dikasih ini kok diloloskan. Kita tidak ingin itu kemudian dan harus sesuai standarnya PLN," kata Presley Silaen.

Dijelaskan dia, pihak Adhi Karya sudah meminta pertimbangan dari PLN. Hanya saja pekerjaan masih saja yang perlu dilengkapi sesuai standar PLN.

" Ya kita tunggu sampai sesuai dengan standar PLN nanti dipasang, " tandasnya.

Adapun pihak Adi Karya, selaku pembangunan dari TPA Banjarbakula, Edward dicoba dikontak tidak menghubungi dan merespon.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved