Berita Banjar

Kodim 1006/Martapura Gelar Pasukan Amankan Pemilu, Dandim Tegaskan Jaga Netralitas TNI

Sedikitnya 150 Personil Kodim 1006/Martapura diturunkan dalam apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan Pileg dan Pilpres tahun 2019.

Kodim 1006/Martapura Gelar Pasukan Amankan Pemilu, Dandim Tegaskan Jaga Netralitas TNI
istimewa/Humas Kodim 1006/Martapura
Kasdim 1006/Martapura, Mayor Inf Mohammad Mulyono mencek kesiapan prajurit saat apel gelar pasukan di halaman Kodim 1006/Mtp, Jumat (5/4). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sedikitnya 150 Personil Kodim 1006/Martapura diturunkan dalam  apel gelar pasukan dalam rangka kesiapsiagaan Pileg dan Pilpres tahun 2019 yang semakin dekat, apel di Lapangan Makodim, Jumat (05/04/2019).

Pada gelar pasukan tersebut, angggota TNI juga dilengkapi berbagai perlengkapan, seperti tameng pasukan huru-hara, kendaraan bermotor serta alat pendukung lainnya.

Memimpin apel tersebut, Kasdim Martapura Mayor Inf Mohammad Mulyono.

Baca: Rozak Ngamuk Ayu Ting Ting Ngaku Akan Dinikahi Pria India dalam Kisah Lamanya, Shaheer Sheikh?

Baca: Ingin Ketahui Penyerapan Carbon, Mahasiswa Ilmu Kelautan Lakukan Penelitian Hutan Mangrove

Baca: Desa Pelosok di Kabupaten Banjar Ini Sekarang Miliki BTS, tapi Segini Kekuatan Sinyalnya

Baca: LIVE Indosiar! Link Live Streaming Kalteng Putra vs Arema FC Piala Presiden 2019, Cek Link Vidio.com

Dia menjelaskan bahwa kesiapan yang dilakukan sebagai upaya meyakinkan dirinya dan anggota akan kesiapsiagaan Prajurit Kodim, alat perlengkapan dan pendukung lainnya untuk melaksanakan pengamanan Pileg dan Pilpres tahun 2019 diwilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.

"Menyikapi situasi Pilpres dan Pileg, para anggota Kodim tidak boleh lengah dan cek semua alat perlengkapan agar sewaktu-waktu digunakan bisa maksimal," katanya.

Mulyono dalam apel itu juga meminta kepada para Danramil untuk menggunakan waktu yang ada dan gunakan waktu sebaik- baiknya menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Usai menggelar apel seluruh anggota yang tergabung dalam penugasan Pam Pemilu melakukan Patroli cipta Kondisi di berbagai wilayah Kodim Martapura.

Sebelumnya, Dandim 1006/ Mtp, Letkol Arm Siswo Budiarto menegaskan bahwa Prajuritnya wajib membawa buku saku Netralitas TNI dalam Pemilu, hal ini dikatakannya saat usai mengikuti acara Musrenbang Kabupaten Banjar di Ballroom hotel Rodhita Banjarbaru, Kamis (4/4).

Dirinya mengingatkan kembali posisi TNI netral di Pilpres 2019. Buku Saku Netralitas TNI pada Pemilu yang berlaku di lingkungan TNI agar dapat dipahami, dipedomani, dan dilaksanakan oleh seluruh Perwira dan Danramil serta Babinsa.

Baca: Mapala Sylva Fahutan ULM Gelar Donor Darah, Rangkaian Kegiatan Lustrum ke-35

Baca: VIDEO - Siswa SD di Kabupaten Tanahlaut ini Terpaksa Hirup Debu Selama Tiga Tahun

Siswo menuturkan implementasi tidak terlibatnya TNI dalam kegiatan politik praktis ialah sikap netralitas TNI, yaitu TNI bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis atau dengan kata lain TNI tidak berpihak, tidak ikut, dan tidak membantu salah satu pihak.

"Dengan pemetaan daerah rawan dalam pemilu, kami TNI bersandar pada pemetaan daerah rawan yang sudah dilakukan oleh Bawaslu. Jadi daerah mana yang rawan, apa kerawanannya, dan bagaimna penanganan kerawanannya kami bersandar pada peta kerawanan yang sudah dibuat Bawaslu,” tandasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved