Berita Tanahlaut

KPPN Pelaihari Gelar FGD, Ini Yang Dibahas

KPPN Pelaihari menyelenggarakan Focus Group Discussion dengan mengangkat beberapa tema.

KPPN Pelaihari Gelar FGD, Ini Yang Dibahas
istimewa/kppn pelaihari
FGD yang dilaksanakan oleh KPPN Pelaihari. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - KPPN Pelaihari menyelenggarakan Focus Group Discussion dengan mengangkat beberapa tema. Acara yang bertempat di Aula Lantai II KPPN Pelaihari diikuti oleh 34 pengelola keuangan Satker Mitra Kerja KPPN Pelaihari.

Dalam FGD tema yang disampaikan pada FGD kali ini antara lain Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara, Publikasi Aplikasi SAKTI, Update Daftar Gaji Terbaru dan sekaligus pelaksanaan survey Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di KPPN Pelaihari.

Topik LPJ Bendahara disampaikan oleh Joko Prastiyo dari Seksi Verifikasi, Akuntansi dan Kepatuhan Internal. Kali itu Joko menginginkan kembali pemahaman Satker tentang kewajiban penyampaian LPJ Bendahara.

Baca: Mapala Sylva Fahutan ULM Gelar Donor Darah, Rangkaian Kegiatan Lustrum ke-35

Baca: Mulai 1 Mei Semua Mobil Angkutan di Kalsel Wajib Pasang Alat Pemantul Cahaya

Baca: Pembahasan RKPD 2020 Banjar Ditenggat Rampung Tiga Hari, Begini Strateginya

Baca: VIDEO - Siswa SD di Kabupaten Tanahlaut ini Terpaksa Hirup Debu Selama Tiga Tahun

"Antara lain, kelengkapan apa saja yang harus dipenuhi dalam LPJ Bendahara serta hal-hal apa saja yang diverifikasi di KPPN agar tidak terdapat kesalahan atau kekuranglengkapan Bendahara dalam penyampaian LPJ setiap bulannya," terangnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Jumat (5/4/2019).

Saat ini Satker mitra kerja KPPN Pelaihari tidak pernah ada yang terlambat dalam penyampaian LPJ. Bahkan berlomba-lomba untuk penyampaian di awal waktu.

Hal tersebut salah satu efek positif dari inovasi KPPN Pelaihari yaitu 168 Award. Setiap bulan Kepala KPPN Pelaihari menyampaikan surat ucapan terimakasih kepada Satker yang telah tepat waktu serta apresiasi terhadap Satker yang tercepat dalam penyampaian LPJ.

Sementara topik pengenalan Aplikasi SAKTI disampaikan oleh Widyastuti Puji Lestari, Kepala Seksi Pencairan Dana dan Manajemen Satker. Aplikasi SAKTI adalah merupakan penyederhanaan berbagai Aplikasi yang saat ini digunakan oleh Satker dalam pelaksanaan dan pelaporan anggaran.

Dengan aplikasi SAKTI terang Widyastuti diharapkan ke depan dapat mengurangi kegiatan administratif antara lain berupa pengulangan entri data yg saat ini masih dilakukan oleh Satker.

Saat ini aplikasi SAKTI sendiri sudah diterapkan sebagai piloting pada Satker lingkup Kementerian Keuangan dan PPATK. Ke depan aplikasi ini akan diterapkan kepada seluruh Satker pada seluruh Kementerian Negara/Lembaga.

"Untuk itu KPPN mendapatkan tugas untik mempublikasikan terlebih dahulu kepada para mitra kerjanya," tambahnya kepada Banjarmasinpost.co.id

Halaman
12
Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved