Perjalanan Kopassus

Prajurit Kopassus 5 Hari Bertahan Diantara Mayat Rekan, Misi Kuasai Kota Dili

TNI menggelar operasi lintas udara terbesar untuk menguasai Kota Dili, Timor Portugal pada 7 Desember 1975.

Prajurit Kopassus 5 Hari Bertahan Diantara Mayat Rekan, Misi Kuasai Kota Dili
IST/Bangka Pos
Ilustrasi: Tim Nanggala Kopassus 

BANJARMASINPOST.CO.ID - TNI menggelar operasi lintas udara terbesar untuk menguasai Kota Dili, Timor Portugal pada 7 Desember 1975.  Operasi ini, butuh pengorbanan besar karena  Banyak prajurit yang gugur.

Operasi terbesar ini menorehkan pengalaman tersendiri di benak para prajurit Kopassus yang ikut bertugas saat itu

Operasi tersebut menerjunkan hampir 270 orang Prajurit Para Komando dari Grup I Kopasandha (kini Kopassus) dan 285 prajurit Yonif 501.

Seperti dilansir dari buku 'Hari "H": 7 Desember 1975, Reuni 40 Tahun Operasi Lintas Udara di Dili, Timor Portugis' yang disunting Atmadji Sumarkidjo dan diterbikan penerbit Kata.

Baca: Live Streaming Indosiar! Jadwal Madura United vs Persebaya, Lawan Arema FC Final Piala Presiden 2019

Baca: Syahrini Diprotes Saat Berpose Bersama Eks Luna Maya, Pakaian Istri Reino Barack Sumber Masalahnya

Baca: Kemalasan Natasha Wilona Saat Ditanya Soal Verrell Bramasta, Ungkap Penyebab Jarang Bersama

Baca: Guru Bakhiet Resmikan Pemakaian Gedung Baru Taman Baca Al-Quran Batola

Banyak kelemahan dari operasi penyerbuan itu, seperti salah satunya data intelijen yang menyesatkan.

Data intelijen menyebutkan bahwa musuh yang menjaga Kota Dili hanya sekelas dengan Hansip dan itu merupakan kesalahan yang fatal.

Operasi Seroja.
Operasi Seroja. (©2015 buku hari "h": 7 desember 1975)

Operasi Seroja. ©2015 buku hari "h": 7 desember 1975 ()

Cukup banyak korban jiwa yang gugur dalam misi tersebut, seperti Kopassus yang kehilangan 19 prajurit dan dari Yonif 501 gugur 35 orang. 

Pasukan Grup I Kopasandha bertugas sekitar empat bulan di Timor Timur.

Mereka diterjunkan mulai 7 Desember 1975 hingga 31 Maret 1976.

Halaman
1234
Editor: Hari Widodo
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved